
Amerika Serikat pilih jalur diplomasi dan tidak membantu Arab Saudi hadapi serangan Yaman (The Guardian)
JawaPos.com – Pejabat Amerika Serikat bertemu dengan para pemimpin Houthi di kedutaan besar AS di Muscat, Oman, pada akhir pekan, sebelum Washington memutuskan untuk tidak terlibat langsung dalam membantu Arab Saudi menghadapi serangan kelompok tersebut di Yaman.
Dilansir dari laman The Guardian pada Kamis (17/9), Dalam pertemuan itu, Houthi disebut meyakinkan pemerintahan Donald Trump bahwa kesepakatan gencatan senjata kedua pihak yang dicapai pada 2025 masih berlaku dan kelompok tersebut tidak berniat menyerang kapal Amerika Serikat di Laut Merah.
Houthi menyatakan bahwa kapal yang berkaitan dengan Arab Saudi tetap menjadi sasaran karena kelompok tersebut menganggap blokade Saudi terhadap Yaman sebagai alasan untuk melakukan serangan.
Keputusan Washington tersebut memberikan tekanan kepada Arab Saudi untuk mencari penyelesaian diplomatik dengan Houthi terkait masa depan pemerintahan Yaman.
Mantan Wakil Duta Besar AS untuk Yaman, Nabeel Khoury, menyebut telah terdapat semacam kesepahaman antara pemerintahan Trump dan Houthi, dengan jaminan bahwa pelayaran Amerika Serikat dan internasional di Laut Merah tidak akan menjadi sasaran.
Wakil Presiden AS JD Vance juga mengonfirmasi bahwa Washington telah melakukan kontak langsung dengan Houthi, meskipun Amerika Serikat sebelumnya menetapkan kelompok tersebut sebagai organisasi teroris asing pada Maret 2025.
Sementara itu, Arab Saudi menghadapi tekanan setelah Houthi dilaporkan menguasai sebagian besar wilayah Yaman barat di sepanjang pantai Laut Merah dalam serangan pekan lalu.
Riyadh juga menyatakan bahwa Houthi berupaya menyerang wilayah udara di sekitar Mekah, tetapi klaim tersebut dibantah oleh kepemimpinan Houthi yang menyebutnya sebagai propaganda Saudi.
Hingga kini, Amerika Serikat tetap mengecam ancaman terhadap kebebasan navigasi di Selat Bab al-Mandab, tetapi tidak mengambil tindakan militer langsung untuk membantu Arab Saudi menghadapi Houthi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022