Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2026 | 03.48 WIB

Amerika Serikat Pilih Jalur Diplomasi dan Tidak Membantu Arab Saudi Hadapi Serangan Yaman

Amerika Serikat pilih jalur diplomasi dan tidak membantu Arab Saudi hadapi serangan Yaman (The Guardian) - Image

Amerika Serikat pilih jalur diplomasi dan tidak membantu Arab Saudi hadapi serangan Yaman (The Guardian)

JawaPos.com – Pejabat Amerika Serikat bertemu dengan para pemimpin Houthi di kedutaan besar AS di Muscat, Oman, pada akhir pekan, sebelum Washington memutuskan untuk tidak terlibat langsung dalam membantu Arab Saudi menghadapi serangan kelompok tersebut di Yaman.

Dilansir dari laman The Guardian pada Kamis (17/9), Dalam pertemuan itu, Houthi disebut meyakinkan pemerintahan Donald Trump bahwa kesepakatan gencatan senjata kedua pihak yang dicapai pada 2025 masih berlaku dan kelompok tersebut tidak berniat menyerang kapal Amerika Serikat di Laut Merah.

Houthi menyatakan bahwa kapal yang berkaitan dengan Arab Saudi tetap menjadi sasaran karena kelompok tersebut menganggap blokade Saudi terhadap Yaman sebagai alasan untuk melakukan serangan.

Keputusan Washington tersebut memberikan tekanan kepada Arab Saudi untuk mencari penyelesaian diplomatik dengan Houthi terkait masa depan pemerintahan Yaman.

Mantan Wakil Duta Besar AS untuk Yaman, Nabeel Khoury, menyebut telah terdapat semacam kesepahaman antara pemerintahan Trump dan Houthi, dengan jaminan bahwa pelayaran Amerika Serikat dan internasional di Laut Merah tidak akan menjadi sasaran.

Wakil Presiden AS JD Vance juga mengonfirmasi bahwa Washington telah melakukan kontak langsung dengan Houthi, meskipun Amerika Serikat sebelumnya menetapkan kelompok tersebut sebagai organisasi teroris asing pada Maret 2025.

Sementara itu, Arab Saudi menghadapi tekanan setelah Houthi dilaporkan menguasai sebagian besar wilayah Yaman barat di sepanjang pantai Laut Merah dalam serangan pekan lalu.

Riyadh juga menyatakan bahwa Houthi berupaya menyerang wilayah udara di sekitar Mekah, tetapi klaim tersebut dibantah oleh kepemimpinan Houthi yang menyebutnya sebagai propaganda Saudi.

Hingga kini, Amerika Serikat tetap mengecam ancaman terhadap kebebasan navigasi di Selat Bab al-Mandab, tetapi tidak mengambil tindakan militer langsung untuk membantu Arab Saudi menghadapi Houthi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore