Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 September 2026 | 21.34 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Tak Akan Jadi Jalur Israel, Konsisten Tanpa Hubungan Diplomatik

Perdana Menteri, Anwar Ibrahim mendukung keanggotaan tetap Timor Leste di ASEAN (Instagram @bernamaofficial) - Image

Perdana Menteri, Anwar Ibrahim mendukung keanggotaan tetap Timor Leste di ASEAN (Instagram @bernamaofficial)

JawaPos.com - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memastikan Malaysia tidak akan membiarkan wilayahnya digunakan sebagai jalur bagi pengiriman yang mendukung kemampuan militer Israel. 

Pernyataan itu sekaligus menegaskan kembali posisi Malaysia yang hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Bagi pemerintahan Anwar, sikap tersebut tidak hanya menyangkut hubungan diplomatik, tetapi juga pengawasan terhadap aktivitas perdagangan dan pengiriman barang yang berpotensi berkaitan dengan kemampuan militer Israel.

"Posisi Malaysia jelas dan tegas. Kami tidak akan membiarkan negara kami digunakan sebagai saluran untuk pengiriman apa pun yang mendukung atau berkontribusi pada kemampuan militer Israel dan kekejamannya terhadap warga Palestina dan kehidupan tak berdosa lainnya," kata Anwar dalam pernyataan yang diunggah di X.

Anwar mengatakan setiap pengiriman yang mencurigakan akan diperiksa dan diselidiki sesuai dengan hukum Malaysia. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah akan mengambil tindakan tegas.

Pernyataan Anwar muncul setelah laporan mengenai penahanan tiga kontainer di Pelabuhan Tanjung Pelepas pada 19 Agustus.

Ketiga kontainer tersebut dilaporkan membawa komponen sepeda listrik dari sebuah produsen asal China. Barang itu dikirim menuju Pelabuhan Ashdod, Israel, dan hingga kini masih dalam proses pemeriksaan oleh otoritas Malaysia.

Isi kontainer tersebut belum dinyatakan sebagai perlengkapan militer. Otoritas Malaysia masih menyelidiki sifat, spesifikasi, penggunaan dan klasifikasi barang untuk memastikan apakah pengiriman tersebut melanggar ketentuan perdagangan yang berlaku.

Kasus itu menjadi perhatian karena sebelumnya, pada 7 Agustus, otoritas Malaysia juga menahan sebuah kontainer dari Filipina yang diduga berisi senjata dan ditujukan kepada Elbit Systems Ltd., perusahaan teknologi pertahanan Israel.

Badan Pengendalian dan Perlindungan Perbatasan Malaysia menyatakan barang dalam kontainer tersebut diperiksa untuk memastikan jenis, spesifikasi, tujuan penggunaan dan klasifikasinya, termasuk apakah barang tersebut masuk dalam kategori yang diatur berdasarkan undang-undang pengendalian perdagangan.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore