Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20.27 WIB

Menlu Kanada Hadiri ASEAN Day di KBRI Ottawa, Dorong FTA ASEAN-Kanada Rampung 2026

Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand (4 dari kiri) saat menghadiri perayaan ASEAN Day di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa, Senin malam (10/8). (KBRI Ottawa) - Image

Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand (4 dari kiri) saat menghadiri perayaan ASEAN Day di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa, Senin malam (10/8). (KBRI Ottawa)

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menghadiri perayaan ASEAN Day di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa, Senin malam (10/8). Kehadirannya menjadi yang pertama bagi seorang Menlu Kanada dalam perayaan ASEAN Day di Ottawa sekaligus menegaskan penguatan kemitraan Kanada dengan ASEAN.

Anand hadir sebagai Tamu Kehormatan dalam acara yang dihadiri hampir 200 undangan dari kalangan korps diplomatik dan kekonsuleran, anggota parlemen, pejabat pemerintah, pelaku bisnis, akademisi, serta tokoh masyarakat.

Perayaan tersebut diselenggarakan ASEAN Committee in Ottawa (ACO), yang saat ini diketuai Indonesia di bawah kepemimpinan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab.

Kehadiran Anand dinilai mencerminkan semakin kuatnya hubungan diplomatik dan ekonomi antara Kanada dengan Asia Tenggara. Indonesia menilai kehadiran tersebut juga dapat meningkatkan visibilitas ASEAN di Kanada, baik di kalangan korps diplomatik maupun masyarakat secara umum.

Kunjungan Anand ke KBRI Ottawa berlangsung hanya beberapa minggu setelah dirinya menghadiri ASEAN Foreign Ministers’ Meeting Post-Ministerial Conference (AMM PMC) ASEAN di Manila. Dalam pertemuan tersebut, ASEAN dan Kanada mengadopsi Rencana Aksi Kemitraan Strategis ASEAN-Kanada 2026-2030.

Dalam pidato pembukaan, Dubes Muhsin menekankan posisi ASEAN sebagai jangkar stabilitas di tengah meningkatnya tensi geopolitik global. Menurutnya, kekuatan ASEAN bertumpu pada kolaborasi dan rasa saling percaya.

"ASEAN mungkin tidak dapat menyelesaikan setiap masalah, namun ASEAN tetap menjadi kekuatan penyeimbang, mengelola perbedaan secara damai dan menjaga perdamaian tidak hanya melalui balance of power, tetapi melalui balance of trust," tegas Dubes Muhsin.

Sementara itu, Anand menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia di ACO sekaligus menegaskan kembali komitmen jangka panjang Kanada di kawasan Asia Tenggara.

"Kanada dan ASEAN mungkin dipisahkan oleh Samudra Pasifik, tetapi masa depan kita semakin terhubung. Kita memiliki kepentingan bersama dalam pasar terbuka, jalur laut yang aman, perdamaian, dan stabilitas." ujar Menlu Anand.

Anand juga menegaskan komitmen Kanada untuk merealisasikan target penyelesaian ASEAN-Canada Free Trade Agreement pada 2026.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore