
Ilustrasi bendera Iran, di tengah gencatan senjata antara AS dan Iran, di Teheran, Iran, 27 April 2026. (via Reuters)
JawaPos.com - Iran melontarkan respons keras terhadap pembentukan pakta pertahanan bersama antara Arab Saudi, Pakistan, dan Turki. Teheran menilai kesepakatan tersebut tidak akan mampu menjamin keamanan kawasan, bahkan menyindir Riyadh masih bergantung pada negara lain untuk melindungi diri dari ancaman.
Tanggapan itu disampaikan anggota parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, tidak lama setelah tiga negara resmi menandatangani Mecca Joint Defence Agreement. Dalam pakta tersebut, Arab Saudi, Pakistan, dan Turki sepakat menganggap serangan bersenjata terhadap salah satu anggota sebagai serangan terhadap seluruh negara penandatangan.
Meski ketiga negara menegaskan perjanjian tersebut bersifat defensif dan bukan ditujukan kepada negara tertentu, Iran memandang aliansi itu tidak akan menyelesaikan persoalan keamanan di Timur Tengah.
Baca Juga:Presiden Iran Ungkap Sulit Berkomunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei, Ini Penyebabnya
Melalui unggahan di platform X, Rezaei mengatakan Arab Saudi seharusnya tidak berharap banyak dari perjanjian pertahanan tersebut.
"Arab Saudi harus tahu bahwa perjanjian di atas kertas dengan Turki dan Pakistan tidak akan membawa keamanan, sebagaimana bertahun-tahun bergantung kepada Amerika Serikat juga tidak memberikan keamanan," tulis Rezaei.
Ia juga mendesak Riyadh mengubah pendekatan kebijakan luar negerinya.
"Perbaiki kebijakan Anda sehingga tidak perlu memohon keamanan kepada pihak lain," lanjutnya.
Iran Soroti Ketergantungan Arab Saudi
Pernyataan Rezaei mencerminkan kritik lama Teheran terhadap hubungan keamanan Arab Saudi dengan negara-negara sekutunya. Menurut Iran, stabilitas kawasan tidak dapat dibangun hanya melalui aliansi militer, melainkan membutuhkan perubahan kebijakan dan dialog antarnegara di Timur Tengah.
Komentar tersebut muncul ketika kawasan masih dilanda ketegangan setelah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, Israel, serta kelompok-kelompok sekutu Teheran.
Di sisi lain, Arab Saudi menghadapi ancaman terhadap infrastruktur energi dan proyek pembangunan ekonominya akibat eskalasi konflik yang terus berlangsung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022