
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meminta pertemuan dengan mantan Presiden Donald Trump minggu ini selama kunjungannya ke AS. (Sebastian Scheiner/AP)
JawaPos.com - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Israel mulai memasuki titik perubahan. Setelah puluhan tahun Washington menggelontorkan miliaran dolar uang pembayar pajak untuk menopang militer Israel, sejumlah anggota Kongres kini mendorong agar pola bantuan tersebut diakhiri.
Dorongan itu menguat menjelang berakhirnya memorandum of understanding (MoU) bantuan militer AS-Israel pada 2028. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Washington menyediakan bantuan militer sekitar USD 3,8 miliar setiap tahun kepada Israel.
Namun, dukungan politik terhadap skema lama itu terus terkikis. Penolakan tidak lagi hanya datang dari kelompok progresif Partai Demokrat, tetapi juga mulai muncul dari kalangan konservatif dan pendukung agenda 'America First' yang mempertanyakan mengapa uang pembayar pajak AS harus terus digunakan untuk membiayai pertahanan negara lain.
Mengutip New York Times, Kongres pun mulai mencari jalan keluar dari hubungan donor-penerima yang semakin menjadi beban politik dan keuangan bagi Washington. Alih-alih memberikan bantuan tunai militer secara rutin, AS dan Israel didorong beralih menuju hubungan perdagangan, investasi, pengembangan teknologi, serta kerja sama industri pertahanan.
Meski demikian, perubahan tersebut bukan berarti Washington akan meninggalkan Israel. Sebaliknya, rancangan baru yang sedang dibahas justru berpotensi membuat industri pertahanan dan intelijen kedua negara terhubung jauh lebih dalam.
Bantuan USD 3,8 Miliar per Tahun Terancam Berakhir
Salah satu pendorong perubahan tersebut adalah anggota DPR AS dari Partai Republik asal Indiana, Marlin Stutzman. Politikus yang sejalan dengan pendekatan 'America First' Presiden Donald Trump itu mengajukan resolusi tidak mengikat untuk mengakhiri MoU bantuan militer AS-Israel yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Sebagai gantinya, hubungan kedua negara diarahkan menuju 'mutual defense cooperation and joint economic investment' atau kerja sama pertahanan bersama dan investasi ekonomi.
Baca Juga:Real Madrid Tegaskan Vinicius Jr Tak Dijual, Jose Mourinho Siapkan Jadi Andalan Musim Depan
Stutzman mengajukan gagasan itu setelah bertemu sejumlah pejabat Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang juga mendukung perubahan tersebut.
Pada Selasa, Stutzman menggambarkan gagasannya sebagai langkah untuk beralih dari status quo saat ini yang memberikan bantuan militer kepada Israel menuju terciptanya hubungan perdagangan di mana kita dapat saling membantu secara militer dan ekonomi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022