Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 16.08 WIB

Hubungan AS-Israel Makin 'Toxic', Kongres Dorong Akhiri Bantuan Militer Miliaran Dolar ke Tel Aviv

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meminta pertemuan dengan mantan Presiden Donald Trump minggu ini selama kunjungannya ke AS. (Sebastian Scheiner/AP) - Image

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meminta pertemuan dengan mantan Presiden Donald Trump minggu ini selama kunjungannya ke AS. (Sebastian Scheiner/AP)

JawaPos.com - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Israel mulai memasuki titik perubahan. Setelah puluhan tahun Washington menggelontorkan miliaran dolar uang pembayar pajak untuk menopang militer Israel, sejumlah anggota Kongres kini mendorong agar pola bantuan tersebut diakhiri.

Dorongan itu menguat menjelang berakhirnya memorandum of understanding (MoU) bantuan militer AS-Israel pada 2028. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Washington menyediakan bantuan militer sekitar USD 3,8 miliar setiap tahun kepada Israel.

Namun, dukungan politik terhadap skema lama itu terus terkikis. Penolakan tidak lagi hanya datang dari kelompok progresif Partai Demokrat, tetapi juga mulai muncul dari kalangan konservatif dan pendukung agenda 'America First' yang mempertanyakan mengapa uang pembayar pajak AS harus terus digunakan untuk membiayai pertahanan negara lain.

Mengutip New York Times, Kongres pun mulai mencari jalan keluar dari hubungan donor-penerima yang semakin menjadi beban politik dan keuangan bagi Washington. Alih-alih memberikan bantuan tunai militer secara rutin, AS dan Israel didorong beralih menuju hubungan perdagangan, investasi, pengembangan teknologi, serta kerja sama industri pertahanan.

Meski demikian, perubahan tersebut bukan berarti Washington akan meninggalkan Israel. Sebaliknya, rancangan baru yang sedang dibahas justru berpotensi membuat industri pertahanan dan intelijen kedua negara terhubung jauh lebih dalam.

Bantuan USD 3,8 Miliar per Tahun Terancam Berakhir

Salah satu pendorong perubahan tersebut adalah anggota DPR AS dari Partai Republik asal Indiana, Marlin Stutzman. Politikus yang sejalan dengan pendekatan 'America First' Presiden Donald Trump itu mengajukan resolusi tidak mengikat untuk mengakhiri MoU bantuan militer AS-Israel yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Sebagai gantinya, hubungan kedua negara diarahkan menuju 'mutual defense cooperation and joint economic investment' atau kerja sama pertahanan bersama dan investasi ekonomi.

Stutzman mengajukan gagasan itu setelah bertemu sejumlah pejabat Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang juga mendukung perubahan tersebut.

Pada Selasa, Stutzman menggambarkan gagasannya sebagai langkah untuk beralih dari status quo saat ini yang memberikan bantuan militer kepada Israel menuju terciptanya hubungan perdagangan di mana kita dapat saling membantu secara militer dan ekonomi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore