
Ilustrasi bendera Iran, di tengah gencatan senjata antara AS dan Iran, di Teheran, Iran, 27 April 2026. (via Reuters)
JawaPos.com - Iran mengancam akan menyerang infrastruktur vital milik Israel jika Amerika Serikat terlibat dalam serangan baru terhadap fasilitas energi dan infrastruktur sipil Iran. Ancaman tersebut disampaikan di tengah laporan bahwa Washington dan Tel Aviv tengah mempertimbangkan operasi militer besar yang berpotensi memperluas perang di Timur Tengah.
Peringatan itu menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang telah meluas ke berbagai negara di kawasan. Iran menyatakan telah menyiapkan rencana balasan dengan membidik infrastruktur strategis yang terkait dengan kepentingan Israel dan Amerika Serikat apabila ancaman tersebut benar-benar diwujudkan.
Kepala Komando Militer Masa Perang Iran, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, menuduh Amerika Serikat sengaja mendorong kawasan menuju perang yang lebih luas.
Baca Juga:Ryu Hye Young Gabung Kim So Hyun dan Song Kang, Masih Pertimbangkan Drama Romantis 'White Scandal'
"Amerika Serikat bergerak dengan kecepatan yang semakin tinggi untuk mengobarkan perang regional berskala penuh," kata Abdollahi dalam pernyataannya, Sabtu (1/8) dikutip via Al-Jazeera.
Ia juga memperingatkan negara-negara di Timur Tengah agar tidak membantu operasi militer Washington.
"Dengan ini ditegaskan secara eksplisit: negara-negara Muslim harus dengan penuh kewaspadaan mengawasi kejahatan Amerika dan mempertimbangkan kembali kerja sama serta keberpihakan mereka kepada AS. Jika tidak, negara mana pun yang menjadikan dirinya sebagai tameng pertahanan bagi Amerika yang agresif akan terbakar dalam kobaran perang," ujar Abdollahi.
Iran Siapkan Serangan Balasan ke Infrastruktur Strategis
Sementara itu, media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, Tasnim, melaporkan angkatan bersenjata Iran telah menyiapkan skenario balasan jika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap fasilitas energi Iran.
Mengutip sumber yang tidak disebutkan identitasnya, laporan tersebut menyebut Iran akan menyerang "infrastruktur vital" yang berkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Ancaman itu muncul setelah sejumlah media AS melaporkan bahwa Washington dan Israel tengah membahas operasi militer yang menargetkan pembangkit listrik serta fasilitas petrokimia Iran. Presiden Donald Trump disebut belum memberikan persetujuan akhir atas operasi yang diperkirakan dapat berlangsung hingga dua pekan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022