Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Juli 2026 | 23.55 WIB

Tentara AS Tewas Saat Jinakkan Drone Iran yang Jatuh, Korban Militer Amerika Bertambah

Ilustrasi tentara AS tewas lagi saat perang melawan Iran. (Al-Jazeera) - Image

Ilustrasi tentara AS tewas lagi saat perang melawan Iran. (Al-Jazeera)

JawaPos.com - Seorang tentara Amerika Serikat (AS) tewas saat menjalankan misi pemusnahan amunisi yang belum meledak dari drone Iran yang berhasil dijatuhkan di Irak utara. Insiden yang terjadi dalam proses peledakan terkendali itu menunjukkan ancaman drone Iran tidak berhenti meski telah dilumpuhkan.

Kematian tersebut menambah jumlah personel militer AS yang gugur sejak perang dengan Iran pecah menjadi 17 orang. Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) dalam pernyataannya pada Minggu (19/7) mengatakan insiden terjadi pada 18 Juli.

Seorang prajurit lainnya mengalami luka ringan saat proses peledakan terkendali terhadap amunisi yang belum meledak dari drone Iran. CENTCOM tidak mengungkap identitas kedua personel tersebut.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi perang antara Amerika Serikat dan Iran. Sehari sebelumnya, dua tentara AS dilaporkan tewas akibat serangan Iran di Yordania, sementara satu prajurit lainnya sempat dinyatakan hilang.

CENTCOM kemudian mengungkap telah menemukan jasad yang belum teridentifikasi di lokasi serangan dan kini masih menjalani proses pemeriksaan untuk memastikan identitasnya.

Drone Shahed Tetap Mematikan Meski Sudah Dijatuhkan

Kematian tentara AS di Irak menjadi gambaran bahwa drone bunuh diri Shahed milik Iran tetap berbahaya bahkan setelah berhasil ditembak jatuh. Amunisi yang tidak meledak masih berpotensi menimbulkan ledakan saat proses evakuasi maupun pemusnahan.

Sejumlah laporan menyebut drone Shahed dapat diproduksi dengan biaya sekitar 30.000 dolar AS per unit. Harga produksinya yang relatif murah memungkinkan Iran menggunakannya dalam jumlah besar, sementara rudal pencegat yang dipakai AS untuk menghancurkan drone tersebut dapat bernilai jutaan dolar AS per unit dan tidak selalu berhasil mengenai sasaran.

Serangan AS dan Iran Terus Berbalas

Pengumuman CENTCOM itu muncul ketika militer AS kembali melancarkan serangan ke Iran untuk malam kedelapan berturut-turut. Sebagai balasan, Teheran menembakkan rudal dan drone yang menargetkan aset militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore