Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 September 2026 | 18.16 WIB

Iran Ejek AS: Mau Bebaskan Utang, Asal Anak Muda Mati di Perang 

Tentara Amerika tewas di Yordania (Foto/Newswires). - Image

Tentara Amerika tewas di Yordania (Foto/Newswires).

JawaPos.com - Iran mengejek Amerika Serikat (AS) setelah muncul usulan kontroversial untuk menghapus utang mahasiswa dan kartu kredit warga muda AS sebagai imbalan kesediaan mereka bergabung dalam perang melawan Iran. Teheran menyebut gagasan itu sebagai upaya menjadikan anak-anak Amerika 'tentara bayaran' untuk perang yang diinginkan Israel.

Sindiran tersebut dilontarkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei melalui unggahan di X, Jumat.

"Wahai rakyat Amerika, tanyakan pada diri kalian satu pertanyaan: Mengapa anak-anak kalian harus ditawari penghapusan utang sebagai imbalan untuk berperang dan mati dalam perang yang ingin diteruskan dan diperluas oleh Israel?" tulis Baghaei.

Baghaei merujuk pada artikel opini di The Jerusalem Post yang mengusulkan skema penghapusan utang sebagai insentif untuk merekrut ratusan ribu warga Amerika jika Washington memutuskan melakukan invasi darat ke Iran.

Bagi Iran, usulan tersebut menjadi bahan sindiran karena persoalan ekonomi anak muda Amerika justru ditempatkan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan personel perang.

"Sebuah kolom opini di The Jerusalem Post secara terang-terangan mengapungkan gagasan persis seperti itu: menggunakan utang pinjaman mahasiswa dan kartu kredit untuk merekrut warga Amerika agar berperang melawan Iran. Nyawa kalian. Pajak kalian. Perang milik orang lain." tulis Baghaei

Ia kemudian menambahkan: "Jangan biarkan siapa pun mengubah anak-anak Anda menjadi tentara bayaran untuk perang ilegal pilihan mereka".

Iran balik serang lewat isu utang Amerika

Usulan yang menjadi sasaran Baghaei datang dari AJ Jaff. Dalam artikelnya, Jaff berargumen bahwa kekuatan personel militer Amerika saat ini tidak cukup untuk menjalankan invasi darat berskala besar ke Iran.

Ia memperkirakan operasi tersebut membutuhkan antara 750.000 hingga 1,5 juta tentara Amerika, jauh di atas jumlah personel aktif Angkatan Darat AS yang disebut sekitar 452.000.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore