
Ilustrasi tentara AS saat perang melawan Iran. (AP via Al-Jazeera)
JawaPos.com - Pentagon diam-diam memperbarui data resmi korban perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran.
Yakni dengan menambah lebih dari 140 personel terluka dan memperkenalkan kategori baru bernama 'Overseas Operations'.
Langkah ini memicu kontroversi karena dinilai memisahkan korban perang menjadi dua konflik berbeda, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai transparansi pemerintah AS dan kepatuhan terhadap aturan perang.
Berdasarkan pembaruan Defense Casualty Analysis System (DCAS) yang dirilis akhir pekan lalu, jumlah korban di fase awal perang yang dikenal sebagai Operation Epic Fury tercatat sebanyak 14 tentara AS tewas dan lebih dari 400 personel terluka.
Namun, Pentagon juga membuat kategori baru untuk korban yang gugur maupun terluka dalam 'Overseas Operations' yang berlaku bagi personel mulai 7 Juli.
Jika kedua kategori tersebut digabungkan, total korban sejak AS memulai perang melawan Iran pada 28 Februari mencapai 18 tentara tewas dan 624 personel terluka.
Perubahan terbaru ini menjadi sorotan karena hanya beberapa hari sebelumnya Pentagon justru memangkas angka korban perang.
Sebelumnya, data resmi menunjukkan 18 tentara tewas dan 482 personel terluka selama Operation Epic Fury.
Namun angka tersebut kemudian direvisi menjadi 14 korban tewas dan lebih dari 400 korban luka, sebelum akhirnya korban dari pertempuran terbaru dimasukkan ke kategori berbeda.
Revisi berulang itu memicu perdebatan mengenai apakah korban dalam pertempuran yang kembali pecah setelah gencatan senjata memang layak dipisahkan dari operasi militer sebelumnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022