
Kacamata pintar Meta berbasis AI kini menjadi sorotan setelah New York melarang perangkat tersebut di seluruh gedung pengadilan / Foto: (Engadget)
JawaPos.com — Kemajuan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dipopulerkan perusahaan teknologi seperti Meta kini memicu respons baru dari otoritas hukum Amerika Serikat (AS).
Negara Bagian New York resmi menjadi yurisdiksi pertama di AS yang melarang seluruh kacamata pintar memasuki semua fasilitas pengadilan, menandai langkah tegas untuk menjaga privasi dan integritas proses peradilan di tengah pesatnya adopsi perangkat AI yang mampu merekam secara tersembunyi.
Kebijakan tersebut mulai berlaku pada 20 Juli 2026 dan mencakup lebih dari 1.240 pengadilan dalam sistem New York State Unified Court System, mulai dari pengadilan negara bagian, county, kota, hingga desa.
Larangan tidak hanya berlaku bagi masyarakat umum, tetapi juga hakim, pegawai, pengacara, maupun staf pengadilan yang membawa perangkat tersebut ke dalam gedung pengadilan. Mereka diwajibkan menitipkan perangkat kepada petugas keamanan sebelum memasuki area pengadilan.
Dilansir dari Engadget, Senin (13/7/2026), aturan baru itu mencakup seluruh kacamata maupun penutup kepala yang dilengkapi kamera, mikrofon, komputer, atau teknologi perekaman lainnya. Langkah tersebut diambil karena New York ingin memastikan tidak ada pihak yang dapat merekam jalannya persidangan secara diam-diam menggunakan perangkat tersebut.
Bahkan pengguna kacamata pintar berlensa resep tetap diminta membawa kacamata biasa apabila membutuhkan alat bantu penglihatan selama berada di dalam gedung pengadilan.
Alasan kebijakan itu juga ditegaskan dalam memorandum resmi sistem peradilan New York yang dikutip TechRepublic. "Alasan pelarangan ini adalah untuk memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat merekam proses persidangan secara diam-diam yang melanggar Undang-Undang Hak Sipil Negara Bagian New York serta aturan pengadilan yang berlaku," demikian isi memorandum tersebut.
Selama ini, New York memang telah melarang pengambilan foto, perekaman audio, video, penyiaran, maupun penayangan dari dalam gedung pengadilan. Namun, kemunculan kacamata pintar membuat penegakan aturan tersebut menjadi lebih rumit karena perangkat dapat mulai merekam tanpa pengguna perlu mengangkat telepon genggam atau kamera secara mencolok. Kekhawatiran itu semakin besar seiring semakin populernya perangkat AI yang dikenakan di tubuh (wearable AI).
Otoritas pengadilan menilai lampu indikator perekaman pada sebagian kacamata pintar belum cukup menjamin perlindungan privasi. Lampu tersebut dapat luput dari perhatian di area yang ramai, bahkan berpotensi dimodifikasi sehingga tidak lagi berfungsi. Karena itu, pengadilan memilih melarang perangkatnya secara menyeluruh, bukan hanya membatasi penggunaannya.
Kebijakan New York juga tidak muncul tanpa konteks. Pada Februari lalu, perhatian publik sempat tertuju ke ruang sidang di California ketika sejumlah anggota tim CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengenakan kacamata pintar Meta Ray-Ban saat menghadiri persidangan. Hakim saat itu memperingatkan agar perangkat tersebut tidak digunakan untuk merekam jalannya sidang karena dikhawatirkan dapat merekam maupun mengidentifikasi para juri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022