
Kapal di Selat Hormuz, dekat Bandar Abbas, Iran (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan kembali ke kondisi sebelum perang dan akan dikelola oleh Republik Islam Iran sesuai hukum internasional.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator Teheran, Mohammad Bagher Ghalibaf, setelah putaran pertama pembicaraan Iran dan Amerika Serikat di Burgenstock, Swiss, berakhir pada Senin (22/6).
Pernyataan tersebut menjadi salah satu sinyal paling kuat dari Teheran setelah kedua negara memulai proses diplomatik baru yang bertujuan mengakhiri konflik di Timur Tengah.
Selain membahas keamanan Selat Hormuz, perundingan juga menyentuh isu Lebanon, keringanan sanksi minyak Iran, hingga pencairan dana Iran yang selama ini dibekukan.
“Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelum perang dan akan dikelola oleh Republik Islam Iran, sesuai dengan hukum internasional,” kata Ghalibaf seperti dikutip kantor berita negara IRNA.
Menurut Ghalibaf, pertemuan di Swiss menghasilkan sejumlah kemajuan penting yang dapat menjadi fondasi bagi kesepakatan yang lebih luas antara Washington dan Teheran.
“Menurut saya, perjalanan ini menghasilkan pencapaian yang baik, terutama terkait pembahasan mengenai Selat Hormuz, diskusi mengenai Lebanon, persoalan keringanan ekspor minyak, dan masalah pencairan dana yang dibekukan,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses negosiasi masih berada pada tahap awal dan memerlukan pembahasan lanjutan dalam beberapa pekan ke depan.
“Tentu saja kami percaya bahwa kami masih berada di awal pekerjaan ini dan harus melanjutkan upaya-upaya kami,” tambahnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
