
Joe Tsai, Chairman Alibaba Group, saat menghadiri konferensi teknologi VivaTech di Paris / Foto: (SCMP)
JawaPos.com — Paris menjadi panggung penting dalam persaingan kecerdasan buatan (AI) global ketika Ketua Alibaba Group, Joe Tsai, memaparkan langkah agresif perusahaan dalam memperluas investasi AI. Tsai merupakan salah satu pendiri Alibaba bersama Jack Ma, sekaligus figur utama dalam arah strategi investasi dan ekspansi global perusahaan. Di luar dunia teknologi, dia juga dikenal sebagai pemilik klub NBA Brooklyn Nets.
Dalam forum teknologi VivaTech, Tsai menegaskan bahwa Alibaba tidak lagi sekadar bereksperimen di bidang kecerdasan buatan, melainkan telah masuk penuh ke seluruh rantai nilai industri AI. Strategi ini menunjukkan upaya perusahaan untuk bersaing di seluruh ekosistem teknologi, dari infrastruktur hingga aplikasi.
Dilansir dari South China Morning Post, Senin (22/6/2026), dalam konferensi VivaTech di Paris, Tsai menyatakan, “Jika Anda melihat produk domestik bruto global yang lebih dari USD 100 triliun, setidaknya setengahnya, sekitar USD 50 triliun, berkaitan dengan produktivitas dan kecerdasan manusia. Itulah total pasar yang bisa dituju oleh AI. Karena itu kami benar-benar masuk penuh ke AI.”
Pernyataan itu mempertegas ambisi Alibaba yamg menjadikan AI sebagai fondasi ekonomi global baru, bukan sekadar teknologi pendukung. Menurut Tsai, potensi AI sangat besar karena langsung berkaitan dengan produktivitas manusia yang terus terdigitalisasi secara masif di berbagai sektor ekonomi.
Tsai juga menyoroti bahwa persaingan industri AI masih sangat dinamis dan belum memiliki pemenang yang pasti dalam jangka panjang. “Untuk saat ini, perusahaan model AI murni sedang sangat populer dan terlihat menguasai banyak nilai. Namun dalam jangka panjang, hal itu belum tentu bertahan,” ujar Tsai dalam diskusi panel.
Ketidakpastian tersebut menjadi dasar Alibaba menerapkan strategi menyeluruh atau “full-stack”, yakni investasi di seluruh lapisan teknologi tanpa bergantung pada satu titik keuntungan saja.
Pendanaan besar menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Alibaba sebelumnya telah berkomitmen menginvestasikan lebih dari USD 53 miliar atau sekitar Rp944,93 triliun (dengan kurs Rp17.810 per dolar AS) dalam tiga tahun untuk pengembangan infrastruktur AI dan komputasi awan. Tsai menilai kebutuhan investasi ini masih akan terus meningkat, terutama di Tiongkok yang menurutnya masih tertinggal dalam pembangunan ekosistem AI.
Dia juga menegaskan kekuatan finansial perusahaan sebagai keunggulan kompetitif. “Kami menghasilkan arus kas bebas sekitar USD 25 miliar setiap tahun dari bisnis perdagangan elektronik yang bisa digunakan untuk mendanai investasi AI,” ujarnya. Nilai tersebut setara sekitar Rp445,25 triliun.
Di sisi lain, Tsai melihat pergeseran dalam ekosistem kecerdasan buatan sumber terbuka (open source) yang kini semakin didorong oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok. Dia menegaskan bahwa pergeseran ini mulai mengubah lanskap global pengembangan teknologi AI.
Dalam kesempatan itu, Tsai juga menyinggung perkembangan model AI milik Alibaba, yaitu Qwen, yang disebut telah menjadi salah satu model sumber terbuka yang banyak digunakan secara global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
