
Set baju zirah dengan cuirass (nimaido gusoku) dan surcoat (jinbaori) dari klan Mori di British Museum, Inggris. (British Museum)
JawaPos.com – Samurai selama ini dikenal sebagai simbol khas Jepang. Namun, para peneliti mengungkap citra samurai ternyata dibentuk oleh pengaruh dunia luar selama ratusan tahun.
Seperti dilansir Kyodo, Kamis (28/5), temuan itu menjadi bagian dari proyek riset dan pameran besar di British Museum, London. Pameran tersebut menarik sekitar 175 ribu pengunjung.
Profesor sejarah modern University of York, Oleg Benesch, mengatakan samurai memang unik, tetapi tidak berkembang secara terisolasi. Menurutnya, pengaruh asing membentuk banyak aspek budaya dan citra samurai.
“Samurai itu keunikan Jepang, tapi bukan sepenuhnya murni Jepang,” katanya. Ia memimpin riset bersama kurator koleksi Jepang British Museum, Rosina Buckland.
Para akademisi dalam konferensi di London memaparkan bagaimana agama, teknologi, sastra, hingga film memengaruhi evolusi samurai. Citra mereka terus berubah selama sekitar 1.000 tahun terakhir.
Pada awalnya, samurai berkembang lewat interaksi dengan Tiongkok dan Korea. Sejak pertengahan abad ke-16, kontak dengan kekuatan Eropa ikut memengaruhi budaya dan peperangan Jepang.
Bahkan, ada samurai berpangkat tinggi yang menjadi penganut Kristen. Setelah perang besar berhenti pada 1615, banyak samurai laki-laki beralih menjadi pegawai sipil.
Pameran itu juga menyoroti fakta yang jarang diketahui publik. Pada era Edo di bawah Keshogunan Tokugawa, sekitar separuh kelas samurai disebut terdiri dari perempuan.
Perempuan samurai memegang peran penting dalam rumah tangga dan pendidikan anak. Perempuan bangsawan di lingkungan shogun juga disebut memiliki pengaruh politik cukup besar.
Setelah kelas samurai dihapus pada akhir abad ke-19, citra mereka justru makin mendunia. Kemenangan Jepang atas Rusia pada 1905 ikut membuat samurai dipandang sebagai ikon global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022