Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Mei 2026 | 19.55 WIB

Pentagon Rilis Dokumen UFO Rahasia, Publik Curiga sebagai Langkah Trump Tutupi Isu Epstein Files dan Perang Iran 

Presiden AS Donald Trump disebut menutupi isu Perang Iran dan Epstein Files dengan membuka dokumen UFO rahasia. (Alex Brandon/AP) - Image

Presiden AS Donald Trump disebut menutupi isu Perang Iran dan Epstein Files dengan membuka dokumen UFO rahasia. (Alex Brandon/AP)

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah Pentagon merilis dokumen rahasia terkait UFO atau Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) yang disebut belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

Namun alih-alih disambut antusias, langkah itu justru memicu gelombang kritik di media sosial.

Banyak pihak menilai pengungkapan dokumen UFO tersebut hanya pengalihan isu dari berbagai persoalan besar yang tengah dihadapi pemerintahan Trump, mulai dari berkas kasus Jeffrey Epstein, konflik Iran, hingga kondisi ekonomi Amerika Serikat yang dinilai memburuk.

Kritik datang dari mantan anggota Kongres AS Marjorie Taylor Greene justru menjadi salah satu pengkritik paling vokal.

Melalui akun X, Greene menilai publikasi dokumen UFO hanyalah “shiny object propaganda” atau propaganda pengalih perhatian.

Meski berasal dari Partai Republik yang sama dengan Trump, ia menyebut masyarakat seharusnya lebih fokus pada perang luar negeri, kenaikan harga kebutuhan pokok, harga bahan bakar, hingga kasus Epstein yang menurutnya belum dituntaskan pemerintah.

"Administrasi paling transparan dalam sejarah masih belum merilis semua file Epstein," tulis Greene dalam unggahannya di media sosialnya.

Greene juga menyinggung harga bensin yang disebut sudah menembus lebih dari 4,50 dolar AS per galon akibat konflik luar negeri yang kembali melibatkan Amerika Serikat.

Sebelumnya, Trump mengumumkan pelepasan dokumen tersebut melalui platform Truth Social. Ia menyebut publikasi arsip Pentagon dilakukan demi 'transparansi penuh dan maksimal' kepada masyarakat Amerika.

Salah satu dokumen yang paling menyita perhatian berasal dari misi Apollo 11 tahun 1969. Dalam transkrip pengarahan usai pendaratan di Bulan, astronaut Buzz Aldrin mengaku melihat fenomena tidak biasa selama perjalanan luar angkasa.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore