
Ilustrasi DeepSeek V4, model kecerdasan buatan generatif asal Tiongkok. Foto: (Global Times)
JawaPos.com — Tiongkok mempertegas arah strategisnya sebagai kekuatan teknologi global melalui rangkaian terobosan di bidang kecerdasan buatan (AI), kendaraan listrik, dan robot humanoid. Perkembangan mencerminkan konsolidasi kapasitas industri nasional yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian teknologi di tengah tekanan eksternal yang kian meningkat.
Merespons pembatasan teknologi dari Amerika Serikat (AS), Tiongkok mengarahkan strategi pada penguatan ekosistem domestik. Integrasi antara inovasi, manufaktur, dan kebijakan industri menjadi fondasi utama dalam membangun daya saing jangka panjang.
Dilansir dari Global Times, Selasa (28/4/2026), peluncuran DeepSeek menjadi indikator penguatan kapasitas Tiongkok dalam mengembangkan kecerdasan buatan berbasis cip domestik. Model ini juga mendapat perhatian luas karena efisiensi dan pendekatan sumber terbukanya.
Hal ini turut ditegaskan oleh majalah Fortune yang mencatat, “Kemampuan DeepSeek untuk melatih dan menjalankan modelnya pada cip Huawei dapat menjadi langkah lanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada produsen chip AS seperti Nvidia dan AMD.” Dalam kondisi keterbatasan tersebut, laporan itu juga menegaskan, “Pengembang Tiongkok terpaksa membuat model yang jauh lebih efisien… yang pada akhirnya memungkinkan penurunan harga secara signifikan.”
Tekanan pembatasan ekspor dari Amerika Serikat, yang semula dimaksudkan untuk membatasi laju teknologi Tiongkok, justru menghasilkan efek akseleratif. Industri semikonduktor domestik dipacu untuk mempercepat pengembangan, sementara efisiensi komputasi menjadi keunggulan kompetitif baru yang memperluas akses pasar.
Sementara itu, laporan Reuters menyebutkan bahwa dalam mode penalaran maksimum, model DeepSeek Pro “mengungguli semua model open-source,” meskipun masih tertinggal dari sistem tertutup seperti Gemini 3.1 Pro dan GPT-5.4 dalam sejumlah aspek. Kendati demikian, rasio biaya dan kinerja yang tinggi serta pendekatan sumber terbuka memperkuat daya tariknya di tingkat global.
Direktur Aliansi Industri Aplikasi Teknologi Informasi Zhongguancun, Xiang Ligang, menekankan dimensi yang lebih luas dari perkembangan tersebut. Dia menyatakan, “Pengembangan kecerdasan buatan bukan sekadar kompetisi, melainkan diarahkan untuk memberikan manfaat bagi manusia,” serta menambahkan bahwa “model bahasa besar Tiongkok menjadi pilihan utama banyak perusahaan karena rasio biaya-kinerja yang sangat tinggi serta komitmen pada prinsip sumber terbuka.”
Dalam perspektif global, pendekatan ini memiliki implikasi signifikan bagi negara berkembang. Xiang menilai, “Model sumber terbuka Tiongkok membantu negara berkembang menjembatani kesenjangan pengembangan AI,” sekaligus memperluas pengaruh teknologi Tiongkok di luar pasar domestik.
Selain sektor kecerdasan buatan, kemajuan juga terlihat pada robotika dan industri otomotif. Robot humanoid “Lightning” yang dikembangkan Honor mencatat waktu 50 menit 26 detik dalam lomba half-marathon robot di Beijing, melampaui rekor manusia. Pada saat yang sama, Beijing Auto Show 2026 diproyeksikan menjadi ajang otomotif terbesar dunia dengan hampir satu juta pengunjung, di mana lebih dari 80 persen model yang dipamerkan merupakan kendaraan energi baru (New Energy Vehicles/NEV).
Menurut Xiang, capaian tersebut merupakan hasil integrasi dalam ekosistem industri. Dia menjelaskan, “Kemampuan ini dibangun dari dukungan tiga elemen fundamental: material, energi, dan informasi,” yang diperkuat infrastruktur, efisiensi sosial, kebijakan, dan cadangan talenta.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
