
Menteri Angkatan Laut AS John Phelan berbicara, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan "Armada Emas" Angkatan Laut, di Mar-a-lago di Palm Beach, Florida, AS, 22 Desember 2025. (REUTERS/Jessica Koscielniak).
JawaPos.com - Ketegangan di tubuh militer Amerika Serikat (AS) kembali mencuat di tengah situasi geopolitik yang memanas dengan Iran. Menteri Angkatan Laut AS, John Phelan, dilaporkan dipecat dari jabatannya secara mendadak oleh Donald Trump.
Kasus tersebut menambah daftar panjang pergolakan internal di Pentagon selama masa konflik. Sumber yang mengetahui langsung persoalan ini menyebutkan, pencopotan Phelan terjadi pada Rabu (22/4) waktu setempat.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari 'perombakan masa perang' yang terus bergulir, hanya beberapa pekan setelah Menteri Pertahanan Pete Hegseth memberhentikan jenderal tertinggi Angkatan Darat AS.
Dalam pernyataan resmi, Pentagon tidak secara gamblang menyebutkan alasan di balik keputusan tersebut. Mereka hanya menyampaikan bahwa Phelan 'meninggalkan pemerintahan, efektif segera', tanpa rincian tambahan. Laporan awal terkait pemecatan ini pertama kali diungkap oleh Reuters.
Juru bicara utama Pentagon, Sean Parnell, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Phelan. “Atas nama Menteri Perang dan Wakil Menteri Perang, kami berterima kasih kepada Sekretaris Phelan atas pengabdiannya kepada Departemen dan Angkatan Laut Amerika Serikat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan harapan agar Phelan sukses dalam langkah berikutnya.
Sebagai pengganti sementara, Wakil Menteri Angkatan Laut Hung Cao akan mengemban tugas sebagai pelaksana harian (acting secretary).
Penunjukan ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan komando di tengah situasi yang sensitif.
Untuk diketahui juga, pencopotan ini bukan kasus tunggal. Sebelumnya, pada 2 April lalu, Hegseth juga memecat Kepala Staf Angkatan Darat, Randy George, tanpa penjelasan resmi. Dua pejabat AS menyebut keputusan itu berkaitan dengan ketegangan internal antara Hegseth dan Menteri Angkatan Darat Daniel Driscoll.
Gelombang pergantian pejabat tinggi ini memperlihatkan adanya dinamika serius di dalam tubuh Pentagon. Dalam setahun terakhir, sejumlah posisi strategis juga mengalami perombakan, termasuk Ketua Gabungan Kepala Staf sebelumnya, Jenderal Angkatan Udara C.Q. Brown, serta pimpinan operasi Angkatan Laut dan wakil kepala staf Angkatan Udara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022