
Pada Senin (20/4) waktu setempat, kapal perusak rudal berpemandu Angkatan Laut AS USS Spruance memblokir kapal dagang Iran Touska di Laut Arab, seperti yang diungkapkan oleh Komando Pusat AS. (Reuters-Yonhap)
JawaPos.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah laporan serangan drone yang menargetkan sejumlah kapal milik AS di Teluk Oman pada Minggu. Serangan ini disebut sebagai respons langsung atas aksi penyitaan kapal kargo berbendera Iran oleh pasukan AS.
Media semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa drone diluncurkan tak lama setelah pasukan AS menaiki kapal kontainer TOUSKA di kawasan Teluk Oman. Namun, laporan tersebut tidak merinci apakah sasaran serangan merupakan kapal militer atau komersial.
Sebelumnya, Iran telah mengkonfirmasi bahwa kapal tersebut disita oleh pasukan AS. Teheran juga memperingatkan akan melakukan pembalasan dalam waktu dekat, menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata dua minggu yang dimediasi Pakistan, yang mulai berlaku sejak 7 April dan relatif berjalan stabil.
Kantor berita semi-resmi lainnya, Fars, mengutip pernyataan markas Khatam al-Anbiya yang menyebut pasukan AS menyerang kapal tersebut, melumpuhkan sistem navigasi, lalu menaikinya. Data pelacakan kapal menunjukkan TOUSKA berangkat dari Port Klang, Malaysia, pada 12 April lalu.
Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, menyatakan bahwa pasukan AS terlebih dahulu menembaki kapal sebelum melakukan penyitaan. Ia mengecam tindakan tersebut sebagai agresi dan pembajakan maritim oleh Washington.
Insiden ini pertama kali diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, pada hari yang sama. Komando Pusat AS, US Central Command (CENTCOM), kemudian mengonfirmasi bahwa kapal perang USS Spruance telah mencegat kapal kargo berbendera Iran yang diduga mencoba menembus blokade laut AS di Teluk Oman.
Menurut pernyataan CENTCOM, pasukan Marinir masih menahan kapal tersebut dalam pengawasan AS. Kapal itu disebut sedang menuju pelabuhan Bandar Abbas di Iran.
CENTCOM juga merilis rekaman video melalui platform milik perusahaan media sosial X yang memperlihatkan kapal perang AS memberikan peringatan sebelum akhirnya melepaskan tembakan.
Dalam pernyataannya, Zolfaghari menuding AS telah melanggar gencatan senjata dan melakukan tindakan agresif. Ia juga mengklaim pasukan AS menaiki kapal setelah mengerahkan 'sejumlah marinir teroris'.
“Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran akan segera merespons dan membalas tindakan pembajakan bersenjata oleh militer AS ini,” tegasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
