Festival Bunga Sakura Yeongnangho di Sokcho, provinsi Gangwon, Korea Selatan (11/4) / Foto : Yonhap
JawaPos.com - Seorang profesor teknik di Korea Selatan menarik perhatian di media sosial, setelah memberikan tugas yang tidak biasa kepada mahasiswanya.
Kemudian, sang profesor menjelaskan mengapa ia memberikan tugas yang tidak terkait dengan bidangnya selama enam tahun berturut-turut.
“Hati saya sedih melihat para siswa muda begitu terbebani oleh kekhawatiran tentang masa depan,” katanya.
Menurut unggahan di media sosial, tugas tersebut diberikan oleh Kang Dong Woo yang merupakan seorang profesor di departemen kimia teknik di Universitas Nasional Chungbuk, kepada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Matematika Tekniknya semester ini.
“Kunjungi tempat-tempat mekarnya bunga sakura di Cheongju, atau daerah lain tempat Anda tinggal selama musim mekarnya di bulan April, ambil foto, dan kirimkan,” bunyi pengumuman tersebut.
Tugas itu juga menjelaskan tujuan dari tugas tersebut, yaitu untuk menyejukkan jiwa para mahasiswa teknik yang lelah secara emosional.
"Bukankah sebaiknya kita setidaknya mengambil satu hari libur dari belajar dan menikmati kehangatan musim semi untuk sekali ini saja?"
Pengumuman itu kemudian memberikan satu instruksi ketat di mana, mahasiswa tidak diperbolehkan mengunjungi tempat-tempat mekarnya bunga sakura di kampus atau di dekat rumah mereka, tetapi diminta untuk pergi ke tempat-tempat wisata yang terkenal dan populer.
Saat pengumuman penugasan menyebar di media sosial, pengumuman itu dengan cepat menarik perhatian, mengumpulkan 20.000 suka di Instagram.
Para pemberi komentar memuji ketulusan dan perhatian sang profesor, sementara yang lain mengatakan bahwa kaum muda pantas mendapatkan lebih banyak kemurahan hati dari dunia.
Beberapa teringat akan mentor yang pernah memberi mereka tugas serupa. Kang kemudian angkat suara setelah menarik perhatian publik.
“Sayalah yang memberikan tugas itu,” tulisnya di Instagram pada tanggal 3 April, seperti yang dikutip Korea Times.
“Hati saya sakit melihat para mahasiswa muda yang lelah karena kecemasan akan pekerjaan, tekanan untuk membangun resume mereka, dan ketidakpastian yang lebih luas seputar masa depan mereka."
"Mereka tampak sangat berbeda dari mahasiswa yang ceria dan optimis seperti waktu dulu, dan itulah mengapa saya membuat tugas ini,” tulisnya.
Dalam wawancara terpisah dengan Yonhap, Kang mengatakan bahwa dia telah memberikan tugas yang sama setiap tahun sejak tahun 2021, dan bahwa setiap siswa sejauh ini telah pergi dan mengirimkan foto.
“Ini tidak harus terbatas pada mahasiswa. Saya harap semua orang dapat menikmati musim semi, baik dalam perjalanan ke tempat kerja atau saat berjalan-jalan, dan mengisi hari-hari mereka dengan kenangan indah,” tulisnya di media sosial.
Ia juga berterima kasih kepada orang-orang atas perhatian yang diberikan, dan menambahkan bahwa ia akan menggunakannya sebagai motivasi untuk menjadi pendidik yang lebih baik, yang peduli pada murid-muridnya dan mengajar mereka dengan baik.