
Kepala intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Majid Khademi, dilaporkan tewas karena serangan AS-Israel. (IranWire).
JawaPos.com - Kepala intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Majid Khademi, dilaporkan tewas dalam serangan udara pada Senin (6/4) pagi waktu setempat. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pihak IRGC melalui pernyataan resmi yang disiarkan kantor berita Tasnim.
Dalam pernyataannya, IRGC menyebut Khademi 'gugur sebagai martir' setelah serangan yang menargetkan wilayah Iran. Khademi diketahui menjabat sebagai kepala Organisasi Perlindungan Intelijen sekaligus memimpin Organisasi Intelijen IRGC.
Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz bersama militer Israel Defense Forces mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari operasi militer yang secara spesifik menargetkan Khademi.
“Pemimpin Iran hidup dalam rasa terancam. Kami akan terus memburu mereka satu per satu,” ujar Katz dalam pernyataannya.
Baca Juga:Baleg DPR Komitmen Kawal RUU Masyarakat Hukum untuk Berikan Perlindungan dan Pengakuan Formal
Sebelum tewas, Khademi disebut sebagai salah satu dari tiga pejabat paling senior IRGC yang masih bertahan dari gelombang serangan Israel. Sejumlah petinggi IRGC dan Kementerian Intelijen Iran sebelumnya telah tewas dalam serangan pada 28 Februari lalu serta beberapa operasi lanjutan setelahnya.
Khademi sendiri baru menjabat sebagai kepala intelijen IRGC sejak Juni 2025, menggantikan pendahulunya yang juga tewas dalam serangan Israel dalam operasi militer yang dikenal sebagai Operation Rising Lion.
Selama beberapa bulan terakhir, ia diketahui berhasil menghindari berbagai upaya pembunuhan yang dilakukan Israel.
Secara terpisah, IDF juga mengumumkan telah melancarkan serangkaian serangan tambahan terhadap target yang disebut sebagai fasilitas rezim Iran di Tehran.
Militer Israel menyatakan bahwa kematian Khademi serta serangan terhadap Unit 840, bagian dari Pasukan Quds IRGC, akan berdampak signifikan terhadap kemampuan Iran dalam menjalankan operasi teror global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022