
Ilustrasi serangan Iran ke negara-negara UEA sebabkan beberapa korban jiwa. (ArmenPress)
JawaPos.com - Pemerintah Qatar dilaporkan mengambil langkah tegas dengan mengusir dua diplomat Iran menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Teluk. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Qatar setelah serangkaian serangan yang dituding dilakukan Iran terhadap fasilitas strategis energi di kawasan, termasuk yang berdampak pada Uni Emirat Arab.
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan dua diplomat Iran, masing-masing atase militer dan atase keamanan di Kedutaan Besar Iran, ditetapkan sebagai persona non grata. Sehingga diwajibkan meninggalkan wilayah Qatar dalam waktu 24 jam, bersama staf mereka.
“Keputusan ini diambil karena serangan berulang dan agresi brutal Iran terhadap Negara Qatar, yang melanggar kedaulatan dan keamanan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar.
Langkah tegas Doha ini menandai eskalasi serius dalam hubungan kedua negara, yang sebelumnya relatif stabil dibanding dinamika kawasan Teluk lainnya.
Qatar juga memperingatkan bahwa tindakan lanjutan bisa diambil jika Iran terus melanjutkan kebijakan yang dianggap mengancam.
Dalam perkembangan terkait, serangan rudal Iran dilaporkan menghantam Ras Laffan, fasilitas produksi LNG terbesar di dunia, yang memicu kebakaran dan menyebabkan kerusakan signifikan.
Insiden ini menambah kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi, mengingat peran vital kawasan Teluk dalam distribusi gas alam cair (LNG).
Selain itu, serangan yang menyasar fasilitas minyak dan gas di Uni Emirat Arab turut memperburuk situasi keamanan regional. Rangkaian insiden ini dinilai dapat memicu reaksi berantai dari negara-negara lain serta komunitas internasional.
Pengusiran diplomat Iran oleh Qatar diperkirakan akan berdampak luas, tidak hanya pada hubungan bilateral, tetapi juga terhadap stabilitas kawasan Teluk secara keseluruhan.
Analis menilai, eskalasi ini berpotensi mengganggu jalur energi global serta meningkatkan risiko konflik terbuka jika tidak segera diredam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022