Dubes Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyampaikan keterangan berkaitan dengan kondisi terkini di Iran pasca serangan Israel dan AS. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Di tengah konflik dengan Israel dan Amerika Serikat (AS), Iran menyatakan tidak ada lagi negosiasi. Alih-alih upaya damai lewat mediasi yang ditawarkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Iran menyerukan negara-negara Islam menggalang dukungan melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengutarakan harapan itu kepada negara-negara yang selama ini bersahabat dengan Iran. Termasuk diantaranya Indonesia yang sudah menawarkan diri untuk memediasi konflik Iran dengan Israel dan AS.
”Kami tentu menyampaikan apresiasi atas pesan dan kesiapan yang telah disampaikan oleh Indonesia. Tetapi, bagi kami tidak ada negosiasi dengan negara yang melancarkan permusuhan dengan kami, yaitu Amerika Serikat,” kata dia dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (2/3).
Menurut Boroujerdi, AS tidak pernah patuh pada kesepakatan. Serangan kepada Iran adalah salah satu bukti nyata. Menurut dia, tindakan itu ilegal dan layak mendapat kutukan dunia. Untuk itu, dia berharap negara-negara Islam menggalang dukungan melalui organisasi-organisasi resmi dunia.
”Kami berharap negara-negara Islam menggunakan seluruh kemampuan dan potensinya di badan OKI dan juga PBB untuk memberikan dukungan kepada Iran. Dan yang ketiga adalah kami berharap sebuah kampanye dijalankan oleh negara-negara Islam, kampanye untuk menyatakan tidak kepada peperangan,” harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Boroujerdi menyinggung kembali ihwal serangan AS bersama Israel terhadap Iran terjadi di tengah-tengah proses negosiasi. Langkah itu tetap diambil oleh Iran meski sebelumnya serangan juga terjadi di tengah-tengah berlangsungnya negosiasi.
”Tetapi lagi-lagi di tengah negosiasi, Amerika Serikat bersama dengan rezim zionis menyerang negara kami,” sesalnya.
Dubes Boroujerdi menyatakan bahwa tindakan itu menunjukkan bahwa AS tidak dapat dipercaya dan tidak pernah ada jaminan meski negosiasi berjalan. Dia menyebut, negosiasi yang sudah menunjukkan tanda-tanda baik tetap diabaikan hanya karena provokasi dari Israel.
”Kami sudah tidak percaya kepada Amerika Serikat dan zionis Israel dikarenakan tidak ada jaminan bahwa di tengah negosiasi tidak terjadi perang dan mereka tidak menyerang Iran kembali,” imbuhnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
