Kondisi pasca kerusuhan yang pecah di Meksiko akibat tewasnya bos kartel narkoba. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Kematian gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam operasi militer di negara bagian Jalisco berbuntut panjang. Kartel tersebut melakukan perlawanan balik dan memicu bentrokan bersenjata yang meluas.
Tak hanya di darat, dampaknya merembet cepat ke sektor transportasi udara, dan memicu kekacauan di sejumlah bandara utama Meksiko.
Sebelumnya diberitakan, operasi yang dilakukan pasukan khusus Angkatan Darat Meksiko di Tapalpa, Jalisco, menewaskan tujuh anggota Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG), termasuk El Mencho. Otoritas menyebut aparat diserang lebih dulu saat operasi berlangsung.
“Selama operasi ini, personel militer Meksiko diserang dan demi mempertahankan integritas fisik mereka, mereka membalas agresi tersebut. Hal ini mengakibatkan empat anggota kelompok kriminal ‘CJNG’ tewas di lokasi dan tiga lainnya mengalami luka berat dan meninggal dunia saat proses evakuasi udara menuju Mexico City,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Meksiko.
Tak lama setelah kabar kematian pemimpin CJNG itu tersebar, laporan mengenai blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan bentrokan bersenjata bermunculan.
Situasi keamanan yang memburuk berdampak langsung pada akses menuju bandara serta operasional penerbangan.
Bandara di Guadalajara dan Puerto Vallarta menjadi titik terdampak paling signifikan. Blokade jalan menuju bandara membuat banyak penumpang kesulitan mencapai terminal.
Sejumlah penerbangan domestik dan internasional dilaporkan dibatalkan. Pemerintah Amerika Serikat melalui layanan konsulernya mengimbau warga AS untuk berlindung di tempat hingga pemberitahuan lebih lanjut, akibat operasi keamanan dan aktivitas kriminal yang meluas.
Imbauan tersebut berlaku untuk Jalisco, termasuk Puerto Vallarta dan Guadalajara, serta beberapa negara bagian lain seperti Tamaulipas dan Michoacan.
Pemerintah Kanada juga mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya di Jalisco. Maskapai Air Canada bahkan mengumumkan penghentian sementara penerbangan menuju Puerto Vallarta akibat 'situasi keamanan yang sedang berlangsung' dan menyarankan pelancong tidak menuju bandara.
Gubernur Pablo Lemus Navarro bahkan sampai menetapkan status siaga merah setelah kekerasan pecah di sejumlah wilayah.
Layanan transportasi umum dihentikan sementara, sementara aparat keamanan memperluas pengerahan pasukan untuk mengendalikan situasi.
Operasi militer ini disebut dilakukan dengan dukungan informasi dari otoritas Amerika Serikat dalam kerangka kerja sama bilateral.
Sebelumnya, Washington menawarkan hadiah USD 15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan El Mencho, sedangkan pemerintah Meksiko menjanjikan MXN 300 juta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022