
Høiby (kanan) putra dari Mette-Marit dan seorang narapidana sebelum menikah dengan putra mahkota Norwegia
JawaPos.com - Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit saat ini tengah terkena skandal yang bertubi-tubi.
Putra Mette-Marit yaitu Borg Høiby yang berusia 29 tahun, ditangkap pada Minggu (1/2) malam atas tuduhan penyerangan, pengancaman menggunakan pisau, serta pelanggaran perintah penahanan.
Berdasarkan keputusan Pengadilan Distrik Oslo pada Senin (2/1), Høiby akan ditahan selama empat minggu ke depan.
Ia dijadwalkan hadir dalam persidangan pada hari Selasa atas sejumlah tuduhan, termasuk pemerkosaan terhadap empat perempuan.
Insiden yang terjadi pada hari Minggu itu, diduga melibatkan Høiby dan satu orang lain yang tidak disebutkan namanya.
Menurut pengacara Høiby, Petar Sekulic kepada Associated Press, keduanya dijadwalkan untuk memberikan keterangan kepada polisi pada akhir pekan ini.
Petar Sekulic menyatakan bahwa kliennya menolak penahanan dan sedang mengajukan banding.
Adapun Høiby yang merupakan anak tiri Pangeran Haakon, saat ini tengah menghadapi 38 dakwaan, termasuk pemerkosaan terhadap empat perempuan yang tidak sadarkan diri, serta penyerangan dan pengancaman terhadap pacarnya.
Dikutip dari New York Post, jika terbukti bersalah Høiby terancam hukuman lebih dari sepuluh tahun penjara.
Sementara itu, baik Mette-Marit maupun Pangeran Haakon dikabarkan tidak akan menghadiri persidangan Høiby.
Selain masalah hukum putranya, Mette-Marit sendiri terjerat kontroversi setelah dokumen terbaru dari arsip Jeffrey Epstein terungkap.
Dalam dokumen itu, dia menulis email yang berlebihan menyanjung dan genit kepada pelaku perdagangan seks anak.
Menanggapi hal ini, sang Putri menyampaikan permintaan maaf kepada para korban Epstein pada Sabtu (31/1). Ia mengakui kelalaiannya karena tidak menyelidiki latar belakang Epstein lebih dalam dan tidak menyadari seperti apa orang itu sebenarnya.
Latar Belakang Keluarga yang Kontroversial
Høiby merupakan putra dari Mette-Marit dan Morten Borg, seorang terpidana kasus narkoba yang ditangkap beberapa kali pada tahun 1990-an karena kepemilikan kokain.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
