Trump bersama Jensen Huang, CEO Nvidia, saat menghadiri pertemuan di Gedung Putih pada April 2025 (Dok. The Guardian)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuka lembaran baru dalam kebijakan ekspor teknologi tinggi dengan mengizinkan perusahaan semikonduktor besar asal AS, Nvidia, menjual chip kecerdasan buatan (AI) kelas atas H200 ke "pelanggan yang disetujui" di Tiongkok. Keputusan ini mengakhiri larangan ekspor yang berlaku sejak pemerintahan sebelumnya dan menandakan perubahan arah dalam persaingan teknologi global.
Dilansir dari The Guardian, Rabu (10/12/2025), Trump menyatakan melalui unggahan di platform Truth Social bahwa dia telah memberitahu Presiden Tiongkok, Xi Jinping, tentang keputusan ini, dan Xi merespons secara positif. Trump menulis, "Amerika Serikat akan mengizinkan NVIDIA mengirim produk H200 kepada pelanggan yang disetujui di Tiongkok… di bawah kondisi yang tetap menekankan keamanan nasional."
Trump juga menyebut Departemen Perdagangan AS sedang merampungkan rincian kesepakatan dan berencana memberikan izin serupa kepada perusahaan chip lain seperti AMD dan Intel.
Dalam mekanisme baru ini, Pemerintah AS akan mengambil 25 persen dari hasil penjualan H200 ke Tiongkok, meningkat dari kesepakatan sebelumnya sebesar 15 persen untuk produk H20. Kebijakan ini menunjukkan upaya Washington bukan sekadar membuka pasar, tetapi juga memonetisasi ekspor sebagai bagian dari strategi ekonomi dan keamanan nasional.
Chip H200 bukanlah chip paling mutakhir milik Nvidia, tetapi performanya jauh lebih superior dibanding pendahulunya, H20, yang dirancang khusus untuk pasar Tiongkok. Pemerintahan sebelumnya melarang ekspor AI-chip tingkat tinggi ke Tiongkok karena kekhawatiran chip tersebut dapat digunakan untuk aplikasi militer atau pengawasan.
Bagi Nvidia dan CEO-nya, Jensen Huang, yang selama ini intens melobi Gedung Putih, keputusan ini berpotensi membuka akses miliaran dolar dari pasar Tiongkok dan memulihkan posisi perusahaan di pasar AI global. Juru bicara Nvidia menyatakan, "Keputusan ini mencerminkan keseimbangan yang bijaksana antara kepentingan komersial dan keamanan nasional."
Namun, putusan ini tidak lepas dari kritik di Washington. Sejumlah anggota Kongres dari Partai Demokrat memperingatkan bahwa chip semacam H200 bisa meningkatkan kapasitas militer, pengawasan, atau sensor pemerintah Tiongkok. Mereka menegaskan, penjualan ini harus dibatasi agar tidak "mengorbankan keamanan nasional Amerika."
Sementara itu, analis industri menilai langkah ini mencerminkan realitas bahwa pelarangan keras ekspor chip ke Tiongkok kini dianggap tidak lagi rasional dalam konteks permintaan pasar global. Menurut mereka, kebijakan ini menandakan pergeseran persaingan AI global dari kontrol ketat menuju persaingan pasar dan komersial.
Meski demikian, pemerintah AS tetap mempertahankan larangan ekspor untuk chip generasi paling mutakhir, termasuk seri "Blackwell" dan prosesor mendatang "Rubin". Langkah ini menunjukkan bahwa Washington berupaya menjaga keunggulan teknologi inti sambil tetap menerima realitas komersial.
Dengan begitu, akses penjualan H200 ke Tiongkok menandai pergeseran strategi global yang lebih kompleks, di mana dominasi teknologi melalui larangan ketat kini mulai diimbangi oleh pertimbangan keamanan, keuntungan ekonomi, dan dinamika geopolitik.
Langkah ini dipandang sebagai momen penting bagi industri chip global dan persaingan kecerdasan buatan di abad ke-21, sekaligus membuka peluang sekaligus tantangan baru bagi perusahaan-perusahaan teknologi besar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
