
Amerika Serikat dan Tiongkok kini sama-sama memperketat investasi di sektor AI dan semikonduktor di tengah rivalitas teknologi global yang semakin tajam (Fortune)
JawaPos.com - Industri kecerdasan buatan (AI) di Tiongkok memasuki fase konsolidasi baru yang ditandai dengan meningkatnya peran negara dalam pendanaan perusahaan teknologi strategis. Salah satu contoh paling menonjol adalah DeepSeek, yang kini menjadi representasi bagaimana modal negara mulai membentuk ulang arah pengembangan AI dan semikonduktor di Tiongkok dalam persaingan teknologi global yang kian ketat.
DeepSeek didirikan oleh Liang Wenfeng, seorang miliarder hedge fund yang selama bertahun-tahun dikenal menolak keterlibatan investor eksternal. Namun, sikap tersebut mulai berubah ketika valuasi perusahaan meningkat tajam, dari sekitar 10 miliar dolar AS hingga mencapai puluhan miliar dolar dalam periode yang relatif singkat, seiring meningkatnya arus minat pendanaan di sektor AI.
Dilansir dari Fortune, Kamis (21/5/2026), perubahan paling menonjol terjadi ketika DeepSeek pertama kali menerima investasi eksternal dari pemerintah Tiongkok. Dana tersebut disalurkan melalui China Integrated Circuit Industry Investment Fund atau "Big Fund", instrumen negara yang selama ini fokus memperkuat industri semikonduktor. Hal ini menandai masuknya modal negara secara langsung ke salah satu perusahaan AI paling disorot di Tiongkok.
Pola tersebut tidak berdiri sendiri. Berdasarkan catatan PitchBook, keterlibatan investor yang terhubung dengan pemerintah dalam transaksi AI di Tiongkok meningkat tajam, dari kurang dari 10 kesepakatan per tahun sebelum 2018 menjadi lebih dari 140 kesepakatan pada 2025. Lonjakan ini menunjukkan pergeseran kebijakan yang menempatkan AI sebagai sektor prioritas dalam strategi ekonomi jangka panjang Tiongkok.
Analis senior modal ventura PitchBook, Kaidi Gao, menilai Tiongkok tidak mencoba menandingi langsung dominasi perusahaan seperti Nvidia. "Pemerintah menyadari bahwa mereka tidak benar-benar bisa menandingi apa yang dilakukan Nvidia atau para raksasa AI lainnya di dunia. Namun, ada permainan lain yang bisa mereka mainkan." Menurutnya, strategi tersebut diarahkan pada sektor yang lebih bisa dikendalikan dan bernilai strategis, seperti semikonduktor, infrastruktur komputasi, dan perangkat keras.
Sementara itu, meskipun total nilai transaksi AI Tiongkok relatif stabil di kisaran 10 hingga 11 miliar dolar AS per tahun sejak 2024, ukuran pendanaan justru mengalami peningkatan. Median nilai transaksi naik dari 4 juta dolar pada 2020 menjadi 7,4 juta dolar pada 2026. Di sektor semikonduktor, angka median bahkan mencapai 27,45 juta dolar pada 2025 dan meningkat lebih lanjut menjadi sekitar 30,48 juta dolar pada tahun berikutnya.
Beberapa kesepakatan besar turut memperkuat tren ini. Moore Threads, yang kerap disebut sebagai pesaing potensial Nvidia di Tiongkok, mengamankan pendanaan 720 juta dolar AS pada 2025. Sementara itu, Moonshot AI dan StepFun masing-masing menghimpun ratusan juta dolar dalam putaran pendanaan bernilai miliaran dolar, dengan kombinasi dukungan investor negara dan modal domestik.
Namun, ekspansi modal negara tidak hanya menyentuh aspek pembiayaan. Pada April 2026, otoritas ekonomi utama Tiongkok dilaporkan mulai mewajibkan perusahaan AI strategis untuk memperoleh persetujuan sebelum menerima investasi dari pihak asal Amerika Serikat. Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya sensitivitas keamanan nasional terhadap arus modal asing di sektor teknologi.
Langkah tersebut mencerminkan pola simetris dalam rivalitas teknologi global. Amerika Serikat sebelumnya telah membatasi investasi ke perusahaan AI dan semikonduktor Tiongkok sejak 2025. Kini, Tiongkok menerapkan pendekatan serupa melalui mekanisme perizinan, yang secara efektif memperketat akses investor asing tanpa menetapkan larangan absolut.
Dengan demikian, DeepSeek dan sejumlah startup AI Tiongkok kini berada dalam pusaran persaingan yang tidak hanya bersifat komersial, tetapi juga strategis dan geopolitik. Pada akhirnya, model pendanaan berbasis negara ini memperlihatkan pergeseran struktur ekonomi digital global yang kian terpecah ke dalam blok-blok kekuatan utama dunia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
