Mendiang pendiri rumah mode mewah independen Italia, Giorgio Armani (Dok. Reuters)
JawaPos.com - Rumah mode Italia, Armani, memasuki fase transisi terbesar sepanjang sejarahnya. Penunjukan struktur dewan baru menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan bersiap diatur dengan model tata kelola yang lebih profesional, sekaligus membuka peluang investor eksternal untuk masuk dalam kepemilikan saham minoritas.
Langkah ini terjadi pasca kepergian sang pendiri, Giorgio Armani, yang wafat pada September 2025. Momentum ini juga bertepatan dengan tekanan industri mewah global yang melambat akibat inflasi, penurunan daya beli, dan perubahan perilaku konsumen di pasar utama Eropa, Amerika Utara, dan Asia.
Dilansir dari Reuters, Rabu (3/12/2025), Armani menunjuk dewan baru beranggotakan delapan orang. Ada tiga kursi tetap untuk keluarga, sementara lima lainnya ditempati eksekutif senior dan pelaku industri berpengaruh, termasuk Marco Bizzarri, John Hooks, dan pebisnis Milan, Angelo Moratti.
Ketua dewan tetap dijabat Pantaleo Dell'Orco, mitra lama sang pendiri. Dua kursi keluarga lainnya kini diisi Silvana Armani dan Andrea Camerana. Komposisi ini lebih ramping dari dewan sebelumnya yang beranggotakan tujuh orang dan didominasi keluarga.
Perubahan ini, menurut Reuters, bertujuan "mengarahkan rumah mode saat para pewaris mulai menjalankan instruksi wasiat pendiri untuk melepas 15 persen saham ke investor besar dalam 18 bulan, atau mempertimbangkan langkah pencatatan publik (IPO)." Dewan baru diharapkan menjadi fondasi strategis dalam navigasi suksesi tersebut.
Dalam pernyataan resminya di Florence, Dell'Orco mengatakan dewan anyar "adalah jaminan terbaik untuk kelanjutan, penyempurnaan, dan modernisasi gagasan tentang keindahan, model bisnis, dan nilai-nilai etika yang dikembangkan oleh Mendiang Giorgio Armani lebih dari 50 tahun." Kutipan ini mempertegas bahwa suksesi bukan sekadar manuver finansial, tetapi juga penjagaan arah estetika dan identitas merek.
Strategi penjualan saham 15 persen, sebagaimana termaktub dalam wasiat, memberi hak prioritas kepada empat kandidat strategis: konglomerat mewah LVMH, grup kecantikan L'Oreal, produsen kacamata mewah EssilorLuxottica, atau grup lain yang "memiliki posisi setara dalam ekosistem industri mewah global."
Selain itu, pada laporan yang sama, Reuters turut melaporkan pernyataan Christophe Babule, CFO L'Oreal, yang menegaskan, "Kami akan segera memulai kajian atas kesepakatan potensial Armani dalam waktu dekat," Dia menambahkan, "Kami melihat ini sebagai peluang strategis jangka panjang, bukan hanya kepemilikan saham minoritas."
Meskipun membuka pintu bagi investor besar Eropa, Armani menegaskan kembali bahwa Giorgio Armani Foundation "akan tetap mempertahankan minimal 30 persen modal perusahaan, apa pun skenario pencatatan saham di bursa (IPO) atau masuknya pemegang saham baru," sebagaimana disampaikan dalam pernyataan resmi perusahaan.
Jika manuver ini terealisasi, Armani bisa menjadi contoh paling penting di industri barang mewah Eropa dalam menata suksesi: membuka ruang kolaborasi modal global, tanpa kehilangan batas minimal kepemilikan yayasan sebagai penjaga arah etis dan estetis perusahaan.
Dengan dewan baru sebagai kompas, suksesi Armani bukan sebatas perubahan struktural. Ini adalah langkah geopolitik industri mewah, di mana modal, warisan, dan strategi pasar bergerak serentak dalam satu orkestrasi global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022