
Larry Ellison yang menggambarkan konsolidasi kepemimpinannya di Oracle setelah restrukturisasi manajemen. (Bloomberg)
JawaPos.com — Pendiri, Ketua Eksekutif, sekaligus Chief Technology Officer Oracle Corporation, Larry Ellison, semakin memperluas kendalinya atas perusahaan setelah adanya restrukturisasi kepemimpinan pada September 2025.
Langkah ini mempertegas peran dominan Ellison dalam menentukan arah strategis Oracle, terutama di tengah persaingan ketat industri komputasi awan dan kecerdasan buatan (AI).
Menurut laporan Bloomberg, Jumat (14/11/2025), sekitar 64.000 karyawan, setara dengan sekitar 40 persen dari total tenaga kerja Oracle, kini berada langsung di bawah koordinasi Ellison. Ia kini membawahi sejumlah divisi kunci, mulai dari keuangan, hukum, dan sumber daya manusia, hingga NetSuite, unit aplikasi keuangan yang diakuisisi Oracle pada 2016.
Restrukturisasi tersebut dilakukan setelah jabatan CEO tunggal yang sebelumnya dipegang Safra Catz digantikan oleh dua eksekutif baru, Clay Magouyrk dan Mike Sicilia. Keduanya kini membagi tanggung jawab operasional, dengan Magouyrk memimpin pengembangan infrastruktur cloud dan Sicilia mengawasi aplikasi industri serta layanan pelanggan. Kedua CEO baru ini tetap melapor kepada dewan direksi yang diketuai Ellison sebagai eksekutif utama.
Dalam pernyataannya saat transisi diumumkan, Catz menilai langkah ini memperkuat kemampuan teknis Oracle dalam menjawab tuntutan pasar. Dia mengatakan, “Kehadiran dua pemimpin teknis yang bekerja bersama untuk memenuhi kebutuhan pelanggan merupakan kolaborasi yang sempurna”.
Perubahan ini juga mempertegas peran strategis Ellison dalam mempercepat ekspansi Oracle ke ranah cloud computing dan AI. Perusahaan tengah membangun jaringan pusat data bernilai ratusan miliar dolar AS untuk memenuhi kontrak besar dengan perusahaan seperti OpenAI dan Meta Platforms Inc. Upaya tersebut bertujuan memperkuat posisi Oracle sebagai pemain utama dalam infrastruktur digital global.
Magouyrk, yang sebelumnya menjabat Presiden Unit Cloud Oracle, kini mengoordinasikan sekitar 20.000 pekerja yang fokus pada pengembangan produk infrastruktur cloud dan data center berskala besar. Dia menegaskan bahwa struktur baru ini bukan hasil keputusan singkat.
“Mike dan saya telah bekerja bersama cukup lama, dan model ini bukan sesuatu yang kami rancang hanya dalam beberapa minggu,” ujarnya kepada CNBC, menegaskan kesiapan kolaborasi kepemimpinan baru itu.
Sementara itu, Sicilia kini memimpin sekitar 84.000 karyawan, termasuk unit perangkat lunak kesehatan Oracle yang dibangun dari akuisisi Cerner Inc. Langkah ini memperluas jangkauan Oracle ke sektor industri strategis yang bernilai tinggi, sekaligus memperkuat hubungan langsung dengan pelanggan korporasi besar di seluruh dunia.
Di sisi pasar, saham Oracle sempat mencapai rekor tertinggi senilai USD 328,33 (sekitar Rp5,49 juta, dengan kurs Rp16.720 per dolar AS) pada 10 September 2025, dua minggu sebelum pergantian CEO. Namun, nilai saham kemudian terkoreksi sekitar 27 persen menjadi USD 238,98 (sekitar Rp3,99 juta) pada perdagangan Senin di New York, meski secara tahunan masih mencatat kenaikan 43 persen.
Secara keseluruhan, pergeseran struktur ini memperlihatkan bagaimana Ellison mempertahankan peran sentral dalam arah strategis Oracle. Meskipun tidak lagi menjabat CEO sejak 2014, pengaruhnya tetap dominan dalam setiap keputusan besar perusahaan. Seperti pernah dikatakan Catz, “Larry Ellison adalah inti dari Oracle, jangan tertipu oleh jabatan di atas kertas.”
Konsolidasi kendali Ellison atas 40 persen tenaga kerja Oracle mempertegas perannya sebagai otak utama transformasi korporasi menuju ekosistem cloud dan AI global. Langkah ini bukan hanya memperlihatkan kesinambungan kepemimpinan, tetapi juga menandai bagaimana Oracle menavigasi peta kekuatan baru dalam industri teknologi dunia. (*)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
