Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 23.39 WIB

Sebanyak 49 WNI Diselamatkan dari Sindikat Perdagangan Manusia di Malaysia, Modus Tawaran Kerja Palsu Terungkap

Ilustrasi lambang Polis Diraja Malasya (PDRM). (Wikipedia)

JawaPos.com-Sebanyak 49 wanita warga negara Indonesia (WNI) diselamatkan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) dari jaringan perdagangan manusia yang beroperasi di sekitar Klang, Malaysia

Operasi besar ini dilakukan Jumat (17/10) di 11 lokasi berbeda, mengungkap praktik eksploitasi berkedok agen tenaga kerja asing.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal (CID), CP Datuk M. Kumar S. Muthuvelu, mengatakan operasi tersebut juga menjerat 14 orang pelaku, termasuk dalang utama sindikat yang selama ini bersembunyi di balik perusahaan agen tenaga kerja.

“Semua yang ditahan terdiri atas 11 warga lokal (delapan lelaki, tiga wanita) dan tiga wanita warga Indonesia berusia antara 27 hingga 47 tahun yang ditangkap sampai hari ini,” ujar Kumar, dikutip dari kantor berita BERNAMA via ANTARA.

Menurut Kumar, para korban merupakan perempuan berusia 20 hingga 47 tahun yang telah berada di Malaysia antara lima bulan hingga 13 tahun. 

Dalam penggerebekan itu, polisi juga menyita uang tunai RM 1,05 juta, 71 paspor Indonesia, serta tiga kendaraan yang digunakan untuk operasional sindikat.

Penyelidikan awal mengungkap bahwa jaringan tersebut menggunakan modus tawaran kerja palsu dengan iming-iming gaji antara RM 2.000 hingga RM 3.000 di kilang dan perusahaan swasta. 

Namun sesampainya di Malaysia, korban malah mendapatkan kenyayaan berbeda dari yang ditawarkan.

“Korban dikurung di lima rumah yang disediakan sindikat dan dipaksa bekerja sebagai pembantu rumah, pembantu kedai makan dan pekerja salon,” ungkap Kumar.

Kasus ini menambah daftar panjang praktik perdagangan manusia yang menjerat pekerja migran asal Indonesia di Malaysia. 

Pihak berwenang menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari upaya nasional membongkar sindikat lintas negara yang memanfaatkan celah migrasi dan lemahnya pengawasan perekrutan tenaga kerja asing.

PDRM menyatakan penyelidikan masih berlangsung, termasuk kemungkinan adanya jaringan rekrutmen di Indonesia yang berperan mengirim korban ke Malaysia. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore