
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Instagram @emmanuelmacron)
JawaPos.com-Prancis akan memiliki peran yang sangat khusus di sisi Otoritas Palestina terkait tata kelola Jalur Gaza di masa mendatang, ujar Presiden Prancis Emmanuel Macron menjelang KTT Gaza di Mesir, Senin.
"Mengenai tata kelola, kami akan memiliki peran yang sangat khusus di sisi Otoritas Palestina untuk memastikan bahwa Otoritas Palestina menerima bagian (kekuasaan) dan juga merancang reformasi untuk masa mendatang," ujarnya kepada wartawan setelah tiba di resor tepi laut Sharm el-Sheikh, Mesir.
Macron menambahkan bahwa rencana perdamaian yang mereka usulkan dan negosiasi yang telah dia lakukan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud merupakan elemen penting yang akan terus mereka kerjakan.
Pada 9 Oktober, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan gerakan Palestina Hamas telah mencapai kesepakatan untuk mengimplementasikan tahap pertama rencana perdamaian Gaza.
Pada tahap pertama, Hamas akan membebaskan sandera Israel, dan Israel akan menarik pasukannya ke garis yang disepakati di Jalur Gaza dan membebaskan ratusan warga Palestina dari penjara-penjara Israel, termasuk banyak yang menjalani hukuman seumur hidup atas tuduhan terorisme. (*)

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
