Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 19.11 WIB

Serikat Pekerja Industri Hiburan SAG-AFTRA Tolak Aktor AI: Tak Ada Pengalaman Hidup, Tak Ada Emosi

Aktris berbasis AI Tilly Norwood. (Instagram/tillynorwood) - Image

Aktris berbasis AI Tilly Norwood. (Instagram/tillynorwood)

JawaPos.com - Serikat pekerja industri hiburan Amerika, SAG-AFTRA, menyatakan penolakannya terhadap kemunculan “Tilly Norwood”, sosok aktris berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikabarkan tengah mencari agensi perwakilan di industri hiburan.

Dalam pernyataan resminya, serikat pekerja ini menegaskan bahwa kreativitas dalam seni pertunjukan harus tetap berpusat pada manusia.

SAG-AFTRA dengan tegas menolak penggunaan dan penggantian aktor manusia dengan pemeran buatan hasil teknologi.

“Untuk memperjelas, Tilly Norwood bukanlah aktor. Ia hanyalah karakter buatan yang dihasilkan oleh program komputer, yang dilatih menggunakan karya dari ribuan aktor profesional, tanpa izin maupun bayaran,” tulis pernyataan resmi di akun Instagram @sagaftra (10/1).

SAG-AFTRA juga menyebut bahwa karakter AI seperti Tilly tidak memiliki pengalaman hidup atau emosi yang nyata. SAG-AFTRA menilai penonton pun cenderung tidak tertarik dengan konten yang sepenuhnya dibuat oleh mesin tanpa keterlibatan manusia.

“Ini bukan solusi atas suatu masalah, melainkan menciptakan masalah baru, yaitu penyalahgunaan karya dari aktor manusia untuk menciptakan produk buatan yang justru mengancam mata pencaharian mereka, serta merendahkan nilai seni peran itu sendiri,” tambah pernyataan tersebut.

Serikat ini juga memperingatkan para produser yang bekerja sama dengan SAG-AFTRA agar tidak menggunakan aktor AI tanpa ketentuan kontrak. Setiap penggunaan pemeran buatan harus melalui proses pemberitahuan dan negosiasi sebagaimana telah diatur dalam perjanjian kerja.

Sebelumnya, industri hiburan Amerika Serikat digegerkan dengan kemunculan aktris bernama Tilly Norwood. Tilly merupakan aktris yang sepenuhnya dibuat menggunakan teknologi AI oleh Particle6Particle6 adalah studio produksi AI yang didirikan oleh Eline Van der Velden, seorang aktris sekaligus inovator teknologi.

Penolakan SAG-AFTRA ini menambah panjang daftar kekhawatiran komunitas kreatif terhadap penggunaan teknologi AI di industri hiburan. Banyak pekerja kreatif mengkhawatirkan soal etika, perlindungan karya, dan masa depan profesi aktor manusia di era digital.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore