Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 September 2025 | 21.30 WIB

Banaue Rice Terraces: Warisan Budaya Ifugao yang Jadi Warisan Alam Filipina

Banaue Rice Terraces di Filipina yang tidak hanya indah, melainkan menyimpan cerita budaya dan sejarah (Dok. Guide To Philippines)

JawaPos.com - Sawah berteras Banaue atau Banaue Rice Terraces adalah sistem sawah berundak yang menakjubkan di pegunungan Luzon bagian utara, Filipina. Struktur pertanian ini sudah ada lebih dari 2.000 tahun lalu, dibangun oleh masyarakat Ifugao dan hingga kini menjadi simbol kehebatan teknik serta budaya kuno. 

Meski tersebar di beberapa desa, sawah ini dikenal secara kolektif sebagai Banaue Rice Terraces. Pada 1995, sejumlah bagiannya ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan digambarkan sebagai "landskap budaya hidup dengan keindahan yang tiada tara."

Melansir dari Britannica, sawah berundak ini berada di pegunungan Cordillera, sekitar 350 km dari Manila. Masyarakat Ifugao, yang merupakan petani padi basah, mulai membangun terasering sejak abad ke-1 M. Dengan peralatan sederhana, mereka menciptakan keajaiban teknik berupa jaringan sawah luas yang disokong sistem irigasi rumit. 

Terasering ini menyerupai undakan besar yang dipahat di lereng gunung, mencakup sekitar 10.360 km persegi dengan panjang total diperkirakan 20.100 km. Selain menopang perekonomian, sawah ini juga mempererat ikatan sosial, karena memerlukan kerja sama erat antarwarga.

Namun, memasuki abad ke-21, jumlah masyarakat Ifugao di kawasan tersebut semakin berkurang akibat urbanisasi. Hal ini membuat sebagian sawah terbengkalai dan rusak. Enam tahun setelah masuk daftar Warisan Dunia, sawah Banaue dimasukkan UNESCO ke dalam daftar Warisan Dunia Dalam Bahaya karena masalah kelalaian, pembangunan tak terkendali, serta lemahnya pengelolaan.

Upaya restorasi besar pun dilakukan, hingga akhirnya pada 2012 statusnya dicabut dari daftar dalam bahaya. Di masa itu pula, promosi pariwisata berkelanjutan mulai digencarkan, terutama di desa Batad yang menjadi salah satu destinasi populer.

Menurut UNESCO, Sawah Berteras Ifugao merupakan kontribusi tak ternilai dari leluhur Filipina bagi umat manusia. Dibangun dan diwariskan lintas generasi selama 2.000 tahun, sawah ini menjadi bukti peradaban kuno yang tetap bertahan menghadapi tantangan modernisasi. 

Dengan ketinggian lebih curam daripada banyak terasering lain, sistem ini memadukan dinding batu atau lumpur, ukiran cermat kontur alam, hingga irigasi rumit yang mengambil air dari hutan pegunungan. Bukti arkeologis bahkan menunjukkan bahwa teknik ini digunakan hampir tanpa perubahan selama ribuan tahun.

Pemeliharaan sawah ini mencerminkan kerja sama komunitas yang memiliki pengetahuan mendalam atas ekosistem. Praktik agrikultur mereka diatur oleh siklus bulan, zonasi, konservasi tanah, pengendalian hama berbasis tanaman herbal, hingga ritual keagamaan. Semua itu menjadikan sawah berundak Ifugao sebagai contoh berkelanjutan yang relevan diterapkan di wilayah lain.

Dikutip dari Bafageh, kini Banaue Rice Terraces menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal di Filipina. Pemandangan sawah berundak yang menghijau di kaki gunung menghadirkan panorama luar biasa. Wisatawan dapat berjalan kaki di sekitar sawah, berinteraksi dengan petani lokal, hingga mengunjungi pasar tradisional untuk membeli kerajinan khas Filipina. Tiket masuk ke kawasan ini sekitar 50 peso atau Rp15 ribu, termasuk biaya konservasi.

Untuk menuju Banaue, wisatawan dapat terbang dari Manila ke Cauayan atau Tuguegarao, lalu melanjutkan perjalanan dengan bus atau van. Jika langsung naik bus dari Manila, waktu tempuhnya sekitar 9-10 jam. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah Maret-Mei atau September-November, ketika cuaca cerah dan sejuk. 

Keindahan Banaue Rice Terraces tak hanya terletak pada lanskapnya, tetapi juga pada nilai budaya dan sejarah yang dikandungnya. Bagi siapa pun yang datang, sawah ini bukan sekadar destinasi wisata, melainkan warisan luar biasa yang mengajarkan tentang keberlanjutan, kerja sama, dan harmoni manusia dengan alam.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore