Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 April 2026 | 21.44 WIB

Vlog Soobin TXT Saat Ditipu Sopir Taksi di Filipina Menjadi Viral, Begini Ceritanya

Supir taksi di Filipina dikecam setelah menipu Soobin TXT / Foto : Instagram @page.soobi

JawaPos.com - Soobin TXT mengalami pengalaman liburan yang tidak terduga dan mengecewakan di Filipina, yang dengan cepat berubah menjadi viral.
 
Pengalaman Soobin TXT terekam dalam sebuah vlog terbaru di YouTube di TOMORROW X TOGETHER OFFICIAL, dengan judul 'Liburan Soobin yang Sangat Menyenangkan Namun Sangat Melelahkan.' 
 
Vlog merekam Soobin berlibur bersama seorang teman, mereka mendarat di bandara Cebu dan berencana naik taksi ke penginapannya. 

Di vlog tersebut memperlihatkan momen ketika Soobin TXT, ditagih dengan tarif yang berlebihan oleh sopir taksi saat tiba di Cebu, Filipina.
 
Sebelum menuju ke pangkalan taksi, mereka mengecek ongkosnya sekitar 300 peso atau sekitar Rp85 ribu, lalu Soobin bercanda, "Kalau lebih dari 300, kita marah sekali.'
 
Namun seperti perkataan menjadi kenyataan, situasi saat itu dengan cepat memburuk. 
 
Seorang pengemudi awalnya menawarkan harga 500 peso atau sekitar Rp141 ribu, dan meskipun upaya negosiasi harga dibawah 500 peso gagal, Soobin dan temannya akhirnya naik. 
 
Situasi semakin memburuk, ketika pengemudi mulai membuat alasan tentang harga bensin yang tinggi, sebelum tiba-tiba meminta 1.000 peso Rp283 ribu, lebih dari tiga kali lipat tarif yang diharapkan mereka.
 
“Kau dengar itu? Aku akan melaporkan ini. Tolong rekam dia saat mengatakan 1.000 peso. Bahkan 500 saja sudah mahal, dan sekarang dia minta 1.000," ungkap Soobin yang mulai frustasi.
 
“Setidaknya kita sudah sampai di suatu tempat. Kami sangat lelah. Tapi sebelum keluar, dia menyuruh kami membayar 1.000, dan aku dengan tegas mengatakan kami akan membayar 500 lalu pergi,” katanya, masih tidak percaya. 
 
Video tersebut dengan cepat menjadi viral di internet, memicu reaksi negatif yang meluas tidak hanya di kalangan penggemar, tetapi juga netizen di Filipina. 
 
Pada tanggal 3 April waktu setempat, Land Transportation Franchising and Regulatory Board (LTFRB) mengumumkan penangguhan sementara selama 30 hari untuk pengemudi taksi yang terlibat.
 
Sementara itu MOA (nama penggemar TXT) di Filipina membanjiri media sosial dengan reaksi, mengungkapkan permintaan maaf, rasa malu hingga kekecewaan akibat insiden tersebut.
 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore