Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 23.24 WIB

Pidato Donald Trump di PBB Mengundang Tawa Pemimpin Dunia, Singgung Eskalator dan Teleprompter Rusak

Presiden AS Donald Trump saat berpidato di sidang PBB. (X/SecRubio) - Image

Presiden AS Donald Trump saat berpidato di sidang PBB. (X/SecRubio)

JawaPos.com - Pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (23/9) diwarnai insiden teknis yang tak terduga. Trump menyinggung eskalator yang macet hingga teleprompter yang tidak berfungsi. Meski begitu, Trump tetap melanjutkan pidatonya dan menjadikannya momen untuk menyindir lembaga internasional tersebut.

Insiden pertama terjadi saat Trump menaiki eskalator menuju ruang sidang. Eskalator tiba-tiba berhenti sesaat setelah Trump menginjaknya, memaksa presiden AS itu untuk berjalan menaiki eskalator. Tak lama setelah tiba di podium, Trump menyebut teleprompter yang seharusnya menampilkan pidatonya juga tidak menyala.

“Saya tidak keberatan menyampaikan pidato ini tanpa teleprompter, karena teleprompternya tidak berfungsi,” ujar Trump dilansir dari laman New York Post (24/9).

“Saya hanya bisa mengatakan bahwa siapa pun yang mengoperasikan teleprompter ini, sedang dalam masalah besar,” sambung Trump disambut tawa para delegasi dan pemimpin dunia.

Setelah sekitar satu menit, teleprompter akhirnya menyala dan pidato Trump kembali dilanjutkan. Namun, gangguan teknis tersebut tampaknya cukup mengganggu Trump. Sekitar 10 menit setelah mulai berbicara, ia kembali menyinggung insiden tersebut.

Selain masalah teknis teleprompter, Trump juga menyinggung soal gedung PBB. Trump mengenang keterlibatannya di masa lalu dalam proyek renovasi markas besar PBB di Manhattan.Trump menyebut pernah mengajukan penawaran untuk merenovasi gedung tersebut di awal 2000-an, namun tidak terpilih.

“Melihat bangunannya sekarang, dan melihat saya terjebak di eskalator, menurut saya mereka masih belum menyelesaikan pekerjaannya,” ungkap Trump.

Meski sempat bercanda, Trump tetap menyampaikan sejumlah poin di dalam pidatonya. Seperti mengkritik negara-negara yang membiarkan gelombang migrasi, hingga menganggap energi terbarukan dan perubahan iklim bukanlah hal yang penting. Dalam pidatonya yang hampir satu jam itu, Trump tidak banyak menyinggung soal Ukraina dan Palestina yang sedang menjadi isu global.

Setelah pidatonya itu, Trump menanggapi insiden yang dialaminya lewat akun Truth Social miliknya.

“Dua kejadian itu mungkin justru membuat pidatonya lebih menarik daripada seharusnya.”

“Berbicara di Perserikatan Bangsa-Bangsa selalu merupakan suatu kehormatan, bahkan jika peralatan mereka agak bermasalah,” tulis Trump. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore