
Simbol persatuan ekonomi lintas negara, bendera APEC berkibar sebagai komitmen menuju masa depan Asia-Pasifik yang inklusif dan berkelanjutan. (taiwan-panorama.com)
JawaPos.com - Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) pertama kali dibentuk pada November 1989 di Canberra, Australia, sebagai forum kerja sama ekonomi regional yang bertujuan memperkuat integrasi ekonomi di kawasan Asia-Pasifik.
Gagasan awal APEC disampaikan oleh Perdana Menteri Australia saat itu, Bob Hawke, dalam pidatonya di Seoul, Korea Selatan, pada Januari 1989. Sepuluh bulan kemudian, 12 ekonomi pendiri, termasuk Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, dan Australia, mereka bertemu untuk meresmikan forum ini.
Dilansir dari apec.org dan globaledge.msu.edu, APEC lahir sebagai respons terhadap meningkatnya interdependensi ekonomi di Asia-Pasifik dan kekhawatiran atas eksklusivitas blok perdagangan regional lain seperti Uni Eropa.
Forum ini dirancang untuk bersifat inklusif dan non-mengikat, memungkinkan negara anggota berdialog secara terbuka tanpa tekanan politik.
“APEC bertujuan untuk menciptakan masa depan yang tangguh dan berkelanjutan bagi semua,” ujar pernyataan resmi dalam Golden Gate Declaration tahun 2023.
Tujuan utama APEC adalah mendorong perdagangan bebas dan terbuka di kawasan Asia-Pasifik. Hal ini ditegaskan dalam Bogor Goals yang disepakati pada tahun 1994, yaitu mencapai perdagangan dan investasi bebas untuk negara maju pada 2010 dan untuk negara berkembang pada 2020.
Selain itu, APEC juga berkomitmen pada fasilitasi bisnis, pembangunan kapasitas, dan kerja sama sektor-sektor strategis seperti energi, pangan, dan digitalisasi.
Dalam perkembangannya, APEC telah mengadopsi berbagai agenda aksi seperti Osaka Action Agenda dan Manila Action Plan yang menjadi kerangka kerja liberalisasi perdagangan dan investasi.
Forum ini juga aktif dalam isu-isu global seperti perubahan iklim, keamanan energi, dan krisis keuangan.
“APEC bukan hanya tentang perdagangan, tapi juga tentang menciptakan stabilitas, keamanan, dan kemakmuran bagi masyarakat di kawasan,” demikian kutipan dari pertemuan pemimpin APEC tahun 1993.
Dengan 21 ekonomi anggota saat ini, APEC tetap menjadi salah satu forum multilateral paling berpengaruh di dunia.
Informasi lebih lanjut mengenai sejarah dan tujuan APEC dapat ditemukan di situs resmi APEC dan globalEDGE Michigan State University. (*)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
