Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 September 2025 | 04.26 WIB

Inggris Reshuffle Kabinet secara Besar-besaran Setelah Wakil Perdana Menteri Mundur Terkait Kasus Pajak Properti

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer (kanan), bersama Wakil Perdana Menteri, Angela Rayner (kiri), yang mengundurkan diri akibat kontroversi pembayaran pajak properti barunya (Dok. The Times) - Image

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer (kanan), bersama Wakil Perdana Menteri, Angela Rayner (kiri), yang mengundurkan diri akibat kontroversi pembayaran pajak properti barunya (Dok. The Times)

JawaPos.com - Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengumumkan reshuffle besar-besaran terhadap beberapa anggota kabinetnya pada Jumat (5/9). Keputusan ini diambil menyusul pengunduran diri Wakil Perdana Menteri, Angela Rayner, akibat kontroversi investigasi kasus pembayaran pajak properti miliknya, seperti dilaporkan oleh The Guardian.

Akibat masalah itu, Rayner terpaksa melepaskan tiga jabatannya sekaligus, yaitu Wakil Perdana Menteri, Wakil Ketua Partai Buruh, dan Menteri Perumahan. Kekosongan posisi ini memicu perubahan dalam kabinet Starmer.

Shabana Mahmood, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kehakiman, kini dipindahkan menjadi Menteri Dalam Negeri. Sebagai anak dari imigran, Mahmood akan menghadapi tugas berat dalam menangani isu imigrasi yang menjadi sorotan Partai Reform.

Sementara itu, David Lammy, yang sebelumnya adalah Menteri Luar Negeri, akan menggantikan posisi Mahmood sebagai Menteri Kehakiman. Lammy juga akan mengisi jabatan Wakil Perdana Menteri yang ditinggalkan Rayner, menjadikannya Wakil Perdana Menteri berkulit hitam pertama dalam sejarah politik Inggris.

Posisi Menteri Luar Negeri yang kosong akan diisi oleh Yvette Cooper, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri. Cooper akan mengemban tugas berat, termasuk menangani konflik di Gaza dan Ukraina, serta menjaga hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat.

Dengan Rachel Reeves yang tetap menjabat sebagai Menteri Keuangan, setidaknya tiga dari empat posisi kunci kabinet Inggris untuk pertama kalinya akan diisi oleh perempuan.

Selain nama-nama di atas, beberapa pergantian posisi kementerian lainnya juga terjadi:

  • Peter Kyle, mantan Menteri Teknologi, menjadi Menteri Perdagangan.
  • Steve Reed, Menteri Lingkungan, mengambil alih posisi Menteri Perumahan, yang kemudian posisinya digantikan oleh Emma Reynolds.
  • Liz Kendall sebagai Menteri Sains.
  • Pat McFadden sebagai Menteri Pekerjaan dan Pensiunan.
  • Sir Alan Campbell sebagai Ketua Parlemen Inggris (House of Commons).
  • Douglas Alexander sebagai Menteri Skotlandia.
  • Darren Jones diangkat sebagai Sekretaris Utama untuk Perdana Menteri sekaligus Kanselir Kerajaan Lancaster, sebuah posisi senior di kabinet.
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore