Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 September 2025 | 17.56 WIB

Menguatnya Dinamika India-Tiongkok-Rusia Melalui Pertemuan SCO, Menantang AS Sebagai Kekuatan Global Baru

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Perdana Menteri India, Narendra Modi. (Antara) - Image

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Perdana Menteri India, Narendra Modi. (Antara)

JawaPos.com -  Xi Jinping dan Tiongkok berhasil mengadakan pertemuan Shanghai Cooperation Organisation (SCO), yang diadakan di Tianjin pada tanggal 31 Agustus hingga 1 September yang lalu.

Forum ini dihadiri oleh 20 pemimpin negara Asia, termasuk Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Rusia Vladimir Putin, menjadikannya salah satu pertemuan regional terbesar dari segi jumlah populasi.

Kehadiran Modi dan Putin memberi momentum penting bagi Xi untuk mengusung visinya membangun tatanan ekonomi serta keamanan global alternatif yang lebih berpihak pada negara-negara Global Selatan. Hal ini sekaligus menjadi ajang untuk menunjukkan sikap menentang dominasi Amerika Serikat (AS), yang dalam beberapa tahun terakhir dianggap merugikan ketiga negara lewat kebijakan ekonomi maupun keamanan.

"Kita harus terus mengambil sikap yang tegas melawan hegemonisme dan politik kekuasaan, dan melakukan praktik multilateralisme yang benar. Pimpinan global berada dalam persimpangan baru," ujar Presiden Xi, dilansir dari Reuters.

Pertemuan SCO juga dimanfaatkan Tiongkok untuk memperbaiki hubungan dengan India yang sempat menegang akibat konflik perbatasan.

Modi, yang kembali mengunjungi Tiongkok setelah tujuh tahun, menyatakan bahwa India dan Tiongkok adalah mitra, bukan pesaing, serta berkomitmen memperkuat kerja sama dagang.

Momen keakraban terlihat jelas ketika Xi, Modi, dan Putin tertawa bersama sebelum pertemuan dimulai. Bahkan, setelah acara usai, Modi tampak kembali bersama Putin menaiki limusin Aurus milik Rusia untuk melanjutkan pembicaraan bilateral.

Bagi India, tekanan AS melalui kebijakan tarif tambahan hingga 50 persen pada masa pemerintahan Donald Trump semakin mendorong mereka mendekat ke Tiongkok dan Rusia. Menurut sejumlah pengamat yang dikutip Associated Press, sikap keras Washington membuat New Delhi mencari mitra strategis baru di kawasan.

Sementara itu, Putin mengonfirmasi bahwa dirinya akan kembali bertemu Xi pada 2 September guna membahas reformasi besar terhadap institusi keuangan global seperti IMF dan Bank Dunia.

Secara keseluruhan, SCO tahun ini menjadi ajang Tiongkok memperkuat pengaruhnya, sekaligus ujian bagi AS dalam mempertahankan kedekatan dengan sekutu-sekutunya.

Bagi Xi, forum ini adalah langkah penting menuju tatanan global baru sesuai dengan visinya, dengan India dan Rusia sebagai mitra kunci di masa depan. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore