
Masyarakat Spanyol yang sedang mengikuti festival La Tomatina. (Tripadvisor)
JawaPos.com - Ribuan orang memadati jalanan kota kecil Buñol, Provinsi Valencia, Spanyol, Rabu (27/8), untuk mengikuti La Tomatina, festival lempar tomat terbesar di dunia yang tahun ini menandai perayaan ke-80. Sekitar 120 ton tomat matang disiapkan sebagai “amunisi” dalam perang satu jam yang penuh warna dan kekacauan.
La Tomatina digelar setiap tahun pada hari Rabu terakhir bulan Agustus. Tradisi ini bermula pada 1945, ketika sekelompok anak muda terlibat dalam keributan saat parade lokal dan mulai melempar tomat dari gerobak sayur.
Sejak itu, festival ini berkembang menjadi atraksi internasional yang menarik wisatawan dari berbagai penjuru dunia
“Ini bukan sekadar festival; ini adalah perjalanan tak terlupakan penuh kebersamaan dan keseruan tanpa batas,” tulis laman resmi Tomatina Festival Spain dalam bahasa Inggris.
Festival dimulai dengan tantangan “palo jabón”, di mana peserta mencoba memanjat tiang kayu yang dilumuri minyak untuk meraih ham yang tergantung di puncaknya.
Meski jarang berhasil, momen ini menjadi simbol pembuka sebelum truk-truk pengangkut tomat masuk ke pusat kota dan meramaikan Plaza del Pueblo. Begitu meriam air ditembakkan, perang tomat pun dimulai.
Salah satu aturan utama dalam La Tomatina adalah tomat harus dihancurkan terlebih dahulu sebelum dilempar, guna menghindari cedera.
“Tidak ada tim, tidak ada aturan—kecuali harus menghancurkan dulu sebelum melempar," tulis WION News dalam laporan visualnya.
Setelah satu jam, festival dihentikan dengan suara meriam kedua, dan petugas pemadam kebakaran mulai membersihkan jalanan yang berubah menjadi lautan merah.
Meski terlihat kacau, La Tomatina telah diakui sebagai atraksi wisata internasional oleh pemerintah Spanyol sejak 2002. Jumlah peserta kini dibatasi hingga 20.000 orang demi keamanan dan kenyamanan.
Tiket resmi dijual melalui situs Tomatina.es dan berbagai operator wisata, dengan harga mulai dari €15 hingga €90 tergantung paket yang dipilih.
Festival ini juga menarik perhatian wisatawan dari Asia, termasuk India dan Indonesia.
“La Tomatina telah berubah dari sekadar ‘mimpi Instagram’ menjadi ‘liburan yang direncanakan secara finansial'," ujar Hari Ganapathy, Co-founder PickYourTrail, dalam bahasa Inggris seperti dikutip Business Standard.
Ia mencatat peningkatan 11 persen jumlah wisatawan India yang datang ke Buñol tahun ini dibandingkan tahun lalu.
La Tomatina bukan hanya tentang tomat, tetapi juga tentang semangat kebersamaan, kegembiraan, dan budaya unik Spanyol yang terus hidup dan berkembang. Bagi banyak orang, festival ini menjadi simbol pelarian dari rutinitas dan kesempatan untuk merayakan hidup dengan cara yang tak biasa. (*)

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
