
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membantah bahwa sudah ada kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. (OZAN KOSE / AFP)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membantah bahwa sudah ada kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. Dia menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan atau penghentian operasi militer antara Iran dan Israel.
Hanya saja, Abbas Araghchi menegaskan bahwa jika Israel menghentikan serangan terhadap Iran, maka pihaknya tidak akan melanjutkan serangan balasannya. Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi melalui akun media sosial X miliknya.
“Sampai saat ini, TIDAK ADA kesepakatan mengenai gencatan senjata atau penghentian operasi militer. Namun, jika rezim Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap rakyat Iran paling lambat pukul 04.00 waktu Teheran (08:30 WIB), kami tidak berniat melanjutkan serangan balasan setelah itu,” tulis Araghchi.
Abbas Araghchi juga menambahkan bahwa keputusan akhir terkait penghentian operasi militer Iran bakal ditentukan kemudian.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (23/6) mengumumkan bahwa Iran dan Israel telah mencapai kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata penuh. Langkah ini menandai berakhirnya perang 12 hari yang nyaris mengguncang kawasan Timur Tengah secara lebih luas.
Melalui akun Truth Social miliknya, Trump menyatakan bahwa kedua negara telah menyetujui penghentian penuh operasi militer dalam waktu dekat.
“SELAMAT UNTUK SEMUANYA! Telah disepakati secara penuh oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan dilakukan GENCATAN SENJATA Penuh (kira-kira dalam 6 jam dari sekarang, ketika Israel dan Iran telah meredakan dan menyelesaikan misi akhir yang masih berjalan!), untuk 12 jam, di mana Perang akan dianggap BERAKHIR!” tulis Trump.
Ia menjelaskan bahwa Iran akan lebih dulu mematuhi kesepakatan gencatan senjata, disusul Israel 12 jam kemudian. Dalam waktu 24 jam sejak kesepakatan diumumkan, Trump menegaskan bahwa “berakhirnya secara resmi perang 12 hari akan disambut dunia”.
Trump memuji sikap kedua pihak dalam menyepakati gencatan senjata ini. “Dalam GENCATAN SENJATA, pihak yang lain akan tetap BERDAMAI dan MENGHORMATI,” kata Trump. Ia juga menyanjung stamina, keberanian, dan kecerdasan Israel serta Iran dalam mengakhiri konflik.
Trump optimistis kesepakatan ini akan mengakhiri konflik dan membawa stabilitas di Timur Tengah. “Ini adalah Perang yang bisa terjadi bertahun-tahun, dan menghancurkan seluruh Timur Tengah, tapi nyatanya tak terjadi, dan tak akan terjadi!” ucap Trump.
“GOD BLESS ISRAEL, GOD BLESS IRAN, GOD BLESS THE MIDDLE EAST, GOD BLESS THE UNITED STATES, AND GOD BLESS THE WORLD!” tulis Trump di penutup pernyataannya.
Kini dunia menanti realisasi penuh dari kesepakatan ini dan berharap gencatan senjata benar-benar membawa perdamaian berkelanjutan di kawasan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
