
Foto pemboman yang terjadi di Gaza (Doc. Instagram/ @mahmoud__abusalama)
JawaPos.com - Pemerintah Inggris diketahui akan menunda diskusi perdagangan bebas dengan Israel akibat insiden yang telah terjadi di Gaza.
Pasalnya diketahui, Israel sampai saat ini masih memberikan serangan terhadap Gaza dengan melakukan pemboman yang menyebabkan ratusan warga tewas serta mengakibatkan kelaparan ekstrem.
Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (20/5), Menteri Luar Negeri, David Lammy menjelaskan bahwa Inggris melayangkan sanksi tambahan kepada Israel akibat perbuatannya yang menduduki pos pemukiman ilegal di West Bank.
Selain itu, dijelaskan juga bahwa duta besar Israel untuk Inggris, Tzipi Hotovely telah dipanggil untuk menghadap di Kantor Luar Negeri.
Menurut keterangan Kaja Kallas sebagai Wakil Presiden Komisi Eropa, peristiwa ini berlangsung saat Uni Eropa memutuskan untuk meninjau ulang kesepakatan kerja dengan Israel pada hari Selasa.
Adapun tindakan ini dilakukan tepat sehari setelah Inggris, Prancis, dan Kanada telah sepakat untuk mengutuk perbuatan biadab Israel terhadap genosida di Gaza dan serangan di West Bank.
Sedangkan dikutip dari The Guardian, David Lammy telah menyatakan bahwa kebijakan Israel untuk mengusir warga Gaza dari tanahnya adalah perilaku menjijikan, mengerikan dan ekstremis.
Menurutnya, sikap Israel yang tidak mengizinkan bala bantuan masuk ke Gaza adalah ‘penghinaan terhadap nilai-nilai rakyat Inggris’ serta ‘tidak sesuai dengan nilai dasar bilateral yang dianut oleh Inggris dan Israel’.
Di sisi lain, Oren Marmorstein, Menteri Luar Negeri Israel menganggap bahwa penangguhan diskusi perdagangan bebas ini menunjukkan bahwa pemerintah Inggris menerapkan gerakan anti-Israel.
Marmorstein menjelaskan bahwa penangguhan ini dapat berdampak juga untuk ekonomi Inggris apabila itu merupakan keputusan politik dalam negeri pemerintahan Inggris.
Sebaliknya, David Lammy tetap dalam pendiriannya bahwa apa yang dilakukan oleh Israel tidak dapat dibenarkan sama sekali meskipun dengan dalih menyelamatkan tawanan.
“Warga sipil di Gaza telah mengalami kelaparan, kehilangan tempat tinggal, trauma, dan putus asa. Mereka ingin peperangan ini segera berakhir” ungkap Lammy
“Namun kini mereka harus menghadapi pemboman baru, pengungsian baru, serta penderitaan baru” tambahnya.
Hingga kini, truk berisi bala bantuan masih tertahan di perbatasan Gaza dan korban masih terus berjatuhan.
***

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
