Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 13.10 WIB

Emmanuel Macron Desak Rusia Lakukan Gencatan Senjata, Jika Tidak Sanksi Baru Menanti

Presiden Prancis Emmanuel Macron (Dok. Politico Europe) - Image

Presiden Prancis Emmanuel Macron (Dok. Politico Europe)

JawaPos.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut bahwa Russia harus segera melakukan gencatan senjata. Hal ini diungkapkan Macron dalam sebuah pernyataannya di televisi nasional Prancis, Rabu (14/5).

Menurut Macron, jika Rusia tidak segera melakukan gencatan senjata, maka Uni Eropa dan Sekutu Ukraina akan memberlakukan sanksi baru. Sanksi itu, lanjut Macron, akan menargetkan pada sektor jasa keuangan, minyak dan gas. 

Hal itu sebelumnya telah dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot dimana Komisi Eropa telah diminta untuk mengusulkan sanksi baru di bidang-bidang tersebut. 
 
 
"Tujuan kami adalah untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia dalam beberapa hari mendatang," kata Macron, melansir dari Reuters.
 
Presiden Ukraina Volodymir Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin memang direncanakan untuk bertemu di Istanbul, Turki pada Kamis (15/5). 
 
Dalam forum, Moskow dan Kyiv direncanakan akan melakukan upaya perdamaian berupa gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari.
 
Pertemuan itu akan dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Selain itu para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman dan Polandia mengatakan jika Moskow menolak gencatan senjata, sanksi baru bagi Rusia akan berlaku pada hari Sabtu (17/5).
 
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore