Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 18.46 WIB

Libatkan Teknologi Canggih, Keamanan Tingkat Tinggi Diterapkan di Vatikan Selama Pemilihan Paus Baru

Para pejabat dan staf Konklaf mengucapkan Sumpah Kerahasiaan di Kapel Pauline. (Vatican News)

JawaPos.com-Otoritas Vatikan menerapkan langkah-langkah keamanan berteknologi tinggi selama konklaf berlangsung. Teknologi pemblokiran sinyal ponsel dan penggunaan jammer dipasang di seluruh area Vatikan, kecuali di Lapangan Santo Petrus.

Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada komunikasi elektronik yang dapat mengganggu atau membocorkan hasil pemungutan suara. Sistem pengamanan tersebut bahkan diawasi secara ketat oleh tim keamanan khusus dari Vatikan.

Tidak hanya para kardinal, staf pendukung seperti juru masak, petugas kebersihan, dan asisten lainnya juga diwajibkan mengucapkan sumpah kerahasiaan.

Vatikan menegaskan bahwa pelanggaran terhadap sumpah tersebut akan dikenai sanksi ekskomunikasi, sesuai dengan aturan Gereja. Sumpah ini dianggap sakral dan tidak dapat dibatalkan selama proses konklaf berlangsung.

Kapel Sistina yang menjadi lokasi utama konklaf juga dipastikan steril dari perangkat elektronik. Seluruh area diperiksa dengan alat pendeteksi sinyal untuk memastikan tidak ada perangkat tersembunyi yang dapat mengakses informasi. Teknologi ini digunakan untuk mengantisipasi segala bentuk pelanggaran privasi di era digital.

Selain itu, pintu-pintu Kapel Sistina dikunci secara simbolis dalam ritual "Extra Omnes" yang berarti "Semua Keluar." Dalam ritual ini, semua orang yang tidak berkepentingan diharuskan meninggalkan kapel, menyisakan hanya para kardinal yang akan mengikuti proses pemilihan.

Langkah-langkah ketat ini diambil bukan tanpa alasan. Keberhasilan menjaga kerahasiaan konklaf menjadi simbol kuat bahwa keputusan yang dihasilkan benar-benar murni dari pertimbangan spiritual, tanpa pengaruh dunia luar. Vatikan menyadari bahwa di era teknologi informasi, keamanan digital harus ditingkatkan secara signifikan.

Di tengah pengawasan ketat tersebut, umat Katolik di seluruh dunia menunggu hasil konklaf dengan penuh doa dan harapan, meyakini bahwa Paus yang terpilih akan membawa pembaruan dan kedamaian bagi Gereja. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore