
Serangan udara Israel di Kota Beit Lahia, Gaza utara. (Anadolu/Antara)
JawaPos.com–Militer Israel pada Minggu (20/10) menyatakan, tewasnya komandan brigade mereka di Jalur Gaza utara, yang pertama setingkat komandan sejak serangan darat di Gaza dimulai pada 27 Oktober tahun lalu.
”Komandan Brigade Lapis Baja ke-401 IDF (Tentara Israel) Kolonel Ehsan Daqsa, tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza utara hari ini,” kata militer dalam sebuah pernyataan.
”Tank Daqsa dan lainnya terkena ledakan bom selama operasi di Jabalia,” tambah pernyataan itu seperti dilansir dari Antara.
Itu menandai kematian pertama yang dikonfirmasi dari seorang komandan brigade berpangkat kolonel dalam serangan yang sedang berlangsung, yang digambarkan oleh Palestina sebagai perang genosida yang didukung oleh AS. Dengan kematian Daqsa, korban tewas militer Israel sejak 7 Oktober menjadi 749, dengan hampir 5.000 lainnya terluka di Gaza, Tepi Barat yang diduduki, dan Israel utara, menurut data dari militer.
Sebelumnya, sayap perlawanan kelompok Palestina Hamas Birgade Al-Qassam menyatakan, penembak jitu mereka berhasil menyasar dua tentara Israel dan kendaraan militer di Gaza utara.
”Pejuang Al-Qassam berhasil menembak dua tentara Israel dengan tembakan langsung di Blok 2 kamp pengungsi Jabalia,” kata kelompok itu.
Dikatakan pula bahwa tank Merkava Israel terkena rudal Yassin 105 dan pengangkut pasukan Namer terkena rudal Tandem di sebelah barat Jabalia. Kelompok itu juga mengatakan menyerang dua kendaraan pengangkut pasukan Israel dengan alat peledak dan rudal Yassin 105, yang menyebabkan jatuhnya korban di antara awak kendaraan tersebut.
Tentara Israel terus melancarkan serangan besar-besaran, yang kini memasuki hari ke-16, di Gaza utara di tengah pengepungan yang menyesakkan di daerah itu. Serangan itu merupakan episode terbaru dalam serangan brutal Israel yang telah menewaskan lebih dari 42.600 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai 99.800 lainnya sejak tahun lalu menyusul serangan Hamas.
Perang Israel telah membuat hampir seluruh penduduk Gaza mengungsi di tengah blokade yang terus berlanjut yang menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.
Israel menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
