Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Juli 2024 | 02.58 WIB

Warga Israel Diserang Virus West Nile, Ratusan Orang Terinfeksi, 8 Dirawat Intensif, dan 5 Meninggal Dunia

Warga Israel dilaporkan tengah diserang wabah virus West Nile yang tersebar melalui gigtan nyamuk.

 
JawaPos.com - Warga Israel dilaporkan tengah diserang wabah virus West Nile pada Minggu (3/7). Penyakit ini mengakibatkan 100 orang terinfeksi, delapan dirawat intensif, dan lima orang meninggal dunia.
 
Mengutip dari The Jerusalem Post, kebanyakan pasien berasal dari Israel bagian tengah dan sebagian lainnya dari wilayah Sharon. Saat ini, mereka tengah menjalani perawatan di Pusat Medis Meir, Kfar Saba.
 
Selain itu, enam pasien dirawat di Sheba Medical Center, tiga diantaranya menggunakan ventilator dan sedang dalam kondisi kritis. Total lima pasien telah meninggal di Rabin Medical Center-Beilinson Campus di Petah Tikva.
 
Di Meir Medical Center, 25 pasien dinyatakan telah mengalami demam West Nile, dua diantaranya tengah dirawat intens. Sementara itu, pasien tambahan lainnya juga dilarikan ke rumah sakit Ichilov, Tel Aviv.
 
West Nile disebabkan oleh virus yang hidup di alam liar, biasanya yang ada pada burung. Virus ini berawal saat nyamuk mulai menggigit burung yang memiliki virus West Nile. Kemudian, nyamuk yang terinfeksi menularkan lewat hewan lain dan manusia.
 
Meskipun dianggap penyakit ringan, virus ini juga bisa menyebabkan morbiditas parah bahkan hingga kematian. Dalam beberapa kasus, gejala yang ditimbulkan meliputi demam, sakit kepala, lemas, nyeri sendi, ruam pada kulit, dan diare.
 
Seseorang yang memiliki kekebalan tubuh lemah berisiko tinggi terkena virus West Nile. Umumnya penyakit ini memiliki masa inkubasi selama 7 sampai 14 hari dan tidak menular dari pasien ke orang lain.
 
Menurut literatur medis, virus ini ditularkan secara alami hanya melalui nyamuk yang terinfeksi. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa infeksi dapat menyebar dari hewan ke manusia.
 
Saat ini, belum ada pengobatan atau vaksin untuk mencegah virus West Nile. Namun, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan infus antibodi intravena (IVIG) dan obat interferon.
 
Ini dapat memperkuat sistem kekebalan dan mampu menghilangkan penyebaran virus di dalam tubuh.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore