
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Ilia Yefimovich/Pool Photo via AP).
JawaPos.com - Israel menunjukkan kekhawatiran serius terhadap arah negosiasi terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu disebut cemas Presiden AS Donald Trump akan menyetujui kesepakatan damai yang dianggap terlalu lunak terhadap Teheran, bahkan sebelum seluruh target perang benar-benar tercapai.
Kekhawatiran itu muncul karena pembicaraan yang berlangsung kini dinilai semakin menyempit dan hanya berfokus pada program uranium Iran serta pembukaan kembali Selat Hormuz.
Sementara isu lain yang selama ini menjadi alasan utama perang, seperti rudal balistik Iran dan dukungan terhadap kelompok proksi di Timur Tengah, mulai tersisih dari meja perundingan.
Beberapa sumber Israel kepada CNN menyebut, kesepakatan parsial yang tetap membiarkan sebagian program nuklir Iran berjalan akan dianggap sebagai kegagalan perang oleh Tel Aviv.
“Kekhawatiran utamanya adalah Trump akan lelah dengan negosiasi lalu membuat kesepakatan apa pun dengan konsesi di menit terakhir,” kata seorang sumber Israel.
Menurut sumber tersebut, pejabat AS memang telah meyakinkan Israel bahwa stok uranium dengan pengayaan tinggi milik Iran akan dibahas. Namun, tidak dimasukkannya isu rudal balistik dan jaringan proksi Iran disebut sebagai masalah besar bagi Israel.
Di balik dorongan diplomasi Washington, Israel justru khawatir kesepakatan damai dapat memberi ruang bagi Iran untuk bangkit kembali secara ekonomi maupun militer.
Selama perang berlangsung, Iran diketahui meluncurkan lebih dari 1.000 rudal balistik ke Israel dan negara-negara Teluk Arab, termasuk serangan drone dalam jumlah besar.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
