
Dewan Keamanan mengadopsi Resolusi 2728 (2024) yang menuntut gencatan senjata segera di bulan Ramadhan yang dihormati oleh semua pihak. (Foto PBB)
Resolusi perdamaian ini menyerukan gencatan senjata segera selama bulan puasa Ramadhan, yang akan berakhir dua minggu lagi, dan juga menuntut agar Hamas membebaskan sandera yang ditangkap pada 7 Oktober ketika mereka memimpin serangan terhadap Israel.
Resolusi tersebut juga menekankan kebutuhan mendesak untuk memperluas aliran bantuan kemanusiaan dan memperkuat perlindungan warga sipil di seluruh Jalur Gaza. Resolusi tersebut diadopsi dengan 14 suara mendukung dan 1 abstain (Amerika Serikat).
"Pertumpahan darah telah berlangsung terlalu lama," ujar Amar Bendjama, perwakilan Aljazair, yang saat ini menjadi anggota Dewan Keamanan blok Arab dan salah satu penggagas resolusi, dikutip dari news.un.org, Selasa (26/3).
"Akhirnya, Dewan Keamanan memikul tanggung jawabnya (menegakkan perdamaian dunia)," lanjuntnya.
AS yang telah berulang kali memblokir resolusi Dewan Keamanan yang memberikan tekanan pada Israel namun semakin menunjukkan rasa frustrasi terhadap sekutunya ketika korban sipil meningkat dan PBB memperingatkan akan terjadinya kelaparan di Gaza.
Berbicara setelah pemungutan suara, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield menyalahkan Hamas atas keterlambatan dalam mengeluarkan resolusi gencatan senjata. "Kami tidak setuju dengan semua resolusi tersebut," ungkapThomas-Greenfield terkait alasan mengapa AS abstain.
Gedung Putih mengatakan resolusi akhir tidak mengandung bahasa yang dianggap penting oleh AS dan pemungutan suara tersebut tidak mewakili perubahan kebijakan.
Di sisi lain, Sekjen PBB Antonio Guterres melalui unggahan akun X-nya mengatakan bahwa resolusi tersebut "harus dilaksanakan" dan menegaskan bahwa "kegagalan tidak dapat dimaafkan".
Pemungutan suara tersebut dilakukan di tengah seruan internasional untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, ketika pasukan Israel menyerang Gaza dan kondisi kemanusiaan di jalur yang terkepung mencapai tingkat kritis.
Menurut statistik PBB sendiri sudah lebih dari 90 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi, dan kondisi di bawah pengepungan dan pemboman total Israel telah mendorong Gaza ke ambang kelaparan. Lebih dari 32.000 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel sejak 7 Oktober, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, menurut otoritas kesehatan Palestina.
Israel memulai serangan militernya di Gaza setelah Hamas memimpin serangan terhadap Israel selatan pada tanggal 7 Oktober, menewaskan sedikitnya 1.139 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera sekitar 250 lainnya, menurut klaim Israel.
Resolusi ini juga disambut hangat oleh para pemimpin Palestina yang mengatakan bahwa ini adalah langkah ke arah yang benar.
Utusan Palestina dalam rapat ini mengatakan resolusi diperlukan agar menjadi "titik balik" dalam mengakhiri serangan terhadap Gaza.
“Ini pasti menjadi titik balik,” kata Riyad Mansour kepada DK PBB sambil menahan air mata. “Ini harus menjadi pertanda akhir dari serangan ini, kekejaman terhadap rakyat kami.”
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Palestina meminta negara-negara anggota DK PBB untuk memenuhi tanggung jawab hukum mereka untuk segera menerapkan resolusi tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
