Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 01.41 WIB

KKB Papua Diduga Sandera Sembilan Perempuan di Mimika, Ini Identitasnya

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak didampingi Wakapolres Mimika, Kompol Junan Pilitomo dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Mimika, Minggu (2/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN) - Image

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak didampingi Wakapolres Mimika, Kompol Junan Pilitomo dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Mimika, Minggu (2/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN)

JawaPos.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga melakukan aksi kekerasan terhadap warga di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dalam kejadian tersebut, sembilan perempuan dilaporkan dibawa paksa ke dalam hutan.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (18/8). Selain dugaan penyanderaan, seorang ibu dilaporkan tewas setelah menolak dibawa oleh kelompok bersenjata tersebut.

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, membenarkan adanya laporan mengenai aksi penyanderaan tersebut. Menurut dia, informasi awal menyebut terdapat 11 warga yang menjadi sasaran kelompok bersenjata.

“Dua orang menolak ikut dibawa KKB. Informasinya, ibunya tewas ditembak, sedangkan anaknya dibuang ke jurang. Sementara sembilan perempuan lainnya dibawa ke hutan,” kata Alredo Agustinus kepada wartawan, Rabu (19/8).

Berdasarkan keterangan masyarakat yang diterima polisi, sembilan perempuan yang diduga dibawa ke hutan tersebut yakni Nemerina Wamanf, 17, yang dilaporkan sedang hamil muda; Alin Mesawarol, pelajar kelas VI SD; Nopi Aim, pelajar kelas IV SD; dan Opinte Mesawaro, pelajar kelas III SD.

Kemudian, terdapat Yotina Senawatme, 18, Meria Nibilingame, 15, Wena Katagame 18, Ilimin Onawame, 18, serta Miante Nibilingame, 13.

Alredo juga menyampaikan identitas dua warga yang menjadi korban setelah menolak dibawa kelompok bersenjata.

“Untuk identitas korban meninggal dunia akibat ditembak Neregingget Magai (48) dan anak yang dilempar ke jurang Inkolung Aim, dengan kondisi luka patah kaki,” jelasnya.

Polisi telah mengambil sejumlah langkah untuk menangani kejadian tersebut. Aparat menindaklanjuti laporan yang diterima, melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP), dan meningkatkan pengamanan di wilayah Distrik Jila.

“Kami telah meminta bantuan dari Batalyon Brimob untuk membackup jajaran Polsek di sana,” ujarnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore