
Sheikh Ali Damoush, Dewan Eksekutif Hizbullah/SABA
JawaPos.com – Israel dan sekutunya tidak hanya lakukan agresi di Palestina, mereka juga turut memperluas agresi mereka ke wilayah Lebanon.
Upaya perluasan Agresi Israel di Lebanon memancing pasukan perlawanan Islam Lebanon untuk memberikan operasi militer yang tegas kepada Israel dan sekutunya.
Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon, Syekh Ali Damoush, telah menegaskan (28/1) bahwa perluasan agresi Israel dan sekutunya terhadap Lebanon bukanlah sebuah piknik belaka.
Hizbullah bertekad akan menempatkan musuh Lebanon di ambang jurang maut, maut di bawah api perlawanan, SABA melaporkan (29/1).
Media Lebanon mengutip Sheikh Damoush dalam pidatonya pada upacara peringatan yang mengatakan bahwa semua upaya yang dilakukan Israel dan sekutunya di Gaza dan Lebanon untuk keluar dari kebuntuan yang dialami mereka akan gagal serta tidak akan mendapatkan apa yang diinginkan mereka.
Sheikh Damoush menegaskan Israel dan sekutunya akan tetap tidak dapat mencapai tujuan dan kondisinya.
Dewan Eksekutif Hizbullah itu menambahkan bahwa dalam menghadapi agresi tersebut, Hizbullah tidak memiliki pilihan selain menghentikan agresi biadabnya terhadap rakyat Palestina dan Lebanon.
Sheikh Damoush menambahkan, “Musuh harus memahami dengan baik pesan-pesan di lapangan dan pesan-pesan perlawanan yang diungkapkannya melalui konfrontasi baru-baru ini dan jenis senjata dan rudal yang digunakan, dan harus mengetahui bahwa kelanjutan agresi terhadap Lebanon selatan akan ditanggapi dengan respon tegas dan akan memperluas cakupan target perlawanan."
Sheikh Damoush menekankan bahwa, memperluas agresi terhadap Lebanon bukanlah hal yang menyenangkan, namun akan menempatkan musuh di ambang jurang maut, dan akan menempatkan entitas penjajah tersebut di bawah serangan perlawanan.
Sheikh Damoush memperingatkan, musuh tidak boleh melakukan kesalahan dalam perhitungannya.
Sheikh Damoush menunjukkan bahwa perlawanan sejauh ini hanya menggunakan sebagian kecil dari kemampuan, senjata dan rudal dalam operasinya. Penggunaan alat militer yang minimun ini karena pertempuran yang terbatas.
Baca Juga: Israel Serang Palestina, Puluhan Warga Sipil Palestina Ditangkap dan Sebagian Pengungsi Syahid
Sheikh Damoush juga memperingatkan, jika musuh memikirkan perang yang luas di Lebanon, mereka tahu bahwa kemampuan perlawanan melampaui konfrontasi di perbatasan, serta fakta bahwa rudal presisi perlawanan Islam Lebanon menjangkau seluruh wilayah Lebanon.
Dewan Eksekutif Hizbullah mengatakan semua target dan lokasi Zionis di darat, di laut, dan di seluruh wilayah berada dalam jangkauan rudal presisi perlawanan Islam Lebanon.
Sheikh Damoush menyimpulkan dengan mengatakan, “musuh harus memahami bahwa upaya ini tidak akan berhasil dan tidak mendapat tempat di antara perlawanan, dan bahwa front selatan akan tetap terbuka selama Gaza masih berada di bawah serangan agresi.”

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
