
Sekolah di Gaza yang dihancurkan pada tahun lalu/Gaza Strip
JawaPos.com – Israel kembali serang warga sipil Palestina pasca sidang putusan sementara ICJ yang memerintahkan untuk menahan diri dari genosida.
Sejak sabtu hingga minggu malam, Israel dilaporkan telah menyerang warga sipil di Tepi Barat (West Bank) serta di Khan Younis yang berada di Selatan Gaza.
Dilansir dari SABA (29/1), Menurut Palestine Today Agency, Klub Tawanan mengatakan dalam pernyataan pers bahwa pasukan pendudukan menangkap setidaknya 22 warga Tepi Barat.
Penangkapan warga sipil tersebut dimulai dari Sabtu malam hingga Minggu pagi. Dalam daftar beberapa tawanan yang ditangkap militer Israel termasuk seorang wanita dari Qalqilya, dua orang anak yang terluka dari Jenin, serta seorang ayah dan keempat anaknya yang berasal dari kota Hebron.
Pernyataan dalam surat kabar tersebut menyatakan, Jumlah penangkapan setelah (7/10/23) meningkat menjadi sekitar 6.330 dan jumlah ini termasuk mereka yang ditangkap dari rumah, melalui pos pemeriksaan militer, mereka yang dipaksa menyerahkan diri di bawah tekanan, dan mereka yang disandera.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa kampanye penangkapan yang sedang berlangsung meningkat terjadi dalam kerangka agresi komprehensif terhadap rakyat Palestina dan genosida yang sedang berlangsung di Gaza (cara penangkapan yang belum pernah terjadi sebelumnya).
Penangkapan warga sipil Palestina di West Bank dan Gaza mulai meningkat setelah serangan lintas batas Hamas ke Israel yang menewaskan ribuan warga Israel (7/10/2023) .
Sedangkan di Gaza, Sejumlah warga Palestina menjadi martir (syahid) dan puluhan lainnya terluka pada Minggu malam (28/1) akibat tembakan artileri militer Israel terhadap sebuah sekolah yang menampung pengungsi di sebelah barat Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza.
Menurut Kantor Berita ‘Sama’, sumber medis melaporkan bahwa sejumlah warga pengungsi menjadi martir dan puluhan lainnya terluka, setelah Israel mengebom sebuah sekolah yang menampung pengungsi di lingkungan al-Amal, sebelah barat Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza.
Sejumlah warga juga terluka saat menunggu bantuan setelah tentara Israel menargetkan Bundaran Kuwait di Kota Gaza dan sejumlah lainnya terluka dalam pemboman pesawat Israel terhadap sebuah rumah di kamp al-Nuseirat di Jalur Gaza tengah.
Kebakaran besar terjadi akibat penembakan artileri Zionis di sekitar menara kastil di kawasan al-Qizan Rashwan, selatan Khan Yunis, selatan Gaza.
Pasukan musuh juga membakar rumah-rumah penduduk di lingkungan selatan kamp Lakhan Yunis.
Jumlah korban jiwa yang tak terhitung banyaknya, jumlah korban syahid dan luka-luka sejak dimulainya agresi di Jalur Gaza sejak (7/10/23) telah meningkat menjadi 26.422 orang syahid dan 65.087 orang luka-luka.
Statistik Palestina melaporkan pada hari Minggu bahwa musuh Zionis telah menangkap sekitar 6.330 warga sejak 7 Oktober tahun lalu.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
