
Pintu Studio Satu Kyoto Animation yang Terbakar pada Juli 2019 lalu. Pelaku Pembakaran yakni Shinji Aoba Resmi Divonis Hukuman Mati pada Kamis (25/1). Sumber: L26 / Wikimedia.
JawaPos.com – Kasus pembakaran studio animasi di Jepang yakni Kyoto Animation atau yang lebih dikenal sebagai KyoAni akhirnya mencapai tahap putusan akhir.
Pada Kamis (25/1) Pengadilan Tinggi Kyoto, Jepang, resmi berikan keputusan untuk melakukan hukuman mati pada Shinji Aoba, pelaku pembakaran studio Kyoto Animation di tahun 2019 lalu.
Dilansir dari NHK, Hakim Tetinggi Pengadilan Kyoto yakni Matsuda Keisuke menilai Aoba telah melakukan tindakan pembunuhan yang timbulkan banyak korban jiwa.
Ia dinilai dengan sadar dan sengaja melakukan pembakaran pada gedung studio yang mempopulerkan anime Violet Evergarden dan K-On! tersebut.
“Menurut saya, apa yang dilakukan oleh pelaku bukanlah tindakan yang akan dilakukan oleh orang gila maupun orang yang tidak memiliki tingkat kesadaran,” ujarnya.
Sementara itu, dikutip dari Kyodo News, kuasa hukum dari Shinji Aoba telah mengajukan banding terhadap keputusan tersebut pada Jumat (26/1).
Mereka menyebut bahwa kliennya lakukan peristiwa yang menewaskan 36 orang dan melukai 32 orang lainnya itu dilakukan karena dugaan adanya plagiarisme karya yang dibuat oleh pelaku.
“Ia (Aoba) menduga bahwa KyoAni telah memakai karya novel yang dibuat dan didaftarkan olehnya namun status pelaku dinyatakan tidak memenangkan sayembara tersebut,” ujarnya.
Sementara itu dilansir dari Soranews24, tanggal eksekusi dari pelaku sejauh ini belum diumumkan secara resmi.
Kabar dari proses hukuman mati yang biasanya dilakukan dengan digantung tersebut akan diketahui sehari sebelum proses tersebut dilaksanakan.
Presiden Kyoto Animation Berikan Respon
Dilansir dari Yomiuri, Presiden dari KyoAni yakni Hideaki Hatta berikan respon terkait keputusan yang dikeluarkan pengadilan Kyoto itu.
“Kami ucapkan terima kasih pada para petugas yang berwenang baik itu pengadilan dan aparat kepolisian yang telah memberikan keputusan adil terkait kasus ini,” ucapnya.
Ia menyebut bahwa hingga saat ini dirinya selalu membayangkan kejadian tersebut. Dimulai dari nasib karyawan yang terdampak serta para tenaga kerja mereka yang harus kehilangan nyawa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
