Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Januari 2024 | 21.03 WIB

Untuk Pertama Kalinya Jepang Alami Inflasi Setelah Terakhir Kali Terjadi pada 1983

Inflasi yang sangat tinggi membuat anak muda lebih mengencangkan dompet./Instagram Kim Ji Hye - Image

Inflasi yang sangat tinggi membuat anak muda lebih mengencangkan dompet./Instagram Kim Ji Hye

JawaPos.com - Harga konsumen inti Jepang naik sebesar 3,1 persen pada 2023 dari tahun sebelumnya, menandai pertumbuhan paling cepat dalam 41 tahun terakhir menurut catatan pemerintah negeri Sakura tersebut.

Indeks harga konsumen inti untuk tahun ini, tidak termasuk harga makanan segar karena volatilitasnya, berada di angka 105,2 terhadap basis tahun 2020 sebesar 100, dengan laju kenaikan yang meningkat dari 2,3 persen pada 2022 menurut Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang dilansir dari Japan News pada Senin (22/1).

Kenaikan dalam basis tahunan tersebut, yang masih berada di atas target inflasi Bank of Japan sebesar 2 persen selama dua tahun berturut-turut menandai level tertinggi sejak 1983.

Peningkatan ini terjadi walaupun adanya subsidi dari Pemerintah Jepang untuk mengurangi tagihan listrik rumah tangga, menyoroti biaya impor yang meningkat karena penurunan tajam nilai tukar yen, sebagai dampak dari kebijakan pelonggaran moneter BOJ.

Harga makanan mengalami kenaikan paling tajam dalam 48 tahun terakhir yaitu naik 8,2 persen pada 2023.

Pada Desember saja CPI inti Jepang mengalami kenaikan 2,3 persen dari bulan sebelumnya melambat dari 2,5 persen pada November. 

Namun masih berada di atas target inflasi 2 persen dari BOJ selama 21 bulan berturut-turut.

Dikutip dari CN News, CPI Inti yang tidak mencakup harga energi dan makanan naik 3,7 persen menggarisbawahi tekanan inflasi yang terus berlanjut ungkap data tersebut.

Dalam rincian sejumlah item yang mendorong kenaikan CPI Inti bulan lalu, biaya makanan mengalami kenaikan 6,2 persen sementara biaya akomodasi melonjak 59 persen seiring dengan pemulihan industri pariwisata.

Sementara itu harga energi turun 11,6 persen berkat subsidi yang diberikan pemerintah Jepang guna mengurangi biaya bahan bakar.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore